JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Tanggal 1 Oktober 2026 yang jatuh pada hari Kamis besok, diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila di Indonesia. Ini merupakan hari nasional penting yang mewajibkan seluruh instansi pemerintah dan sekolah menyelenggarakan upacara, meski bukan hari libur.
Selain itu, tanggal 1 Oktober juga dirayakan secara global sebagai Hari Kopi Sedunia, Hari Vegetarian Sedunia, dan beberapa hari besar internasional lainnya. Hal ini membuat tanggal tersebut memiliki banyak makna dan potensi untuk beragam kegiatan peringatan.
Hari Kesaktian Pancasila: Sejarah dan Makna
Hari Kesaktian Pancasila ditetapkan melalui Surat Keputusan Presiden Soeharto Nomor 153 Tahun 1967, pasca peristiwa Gerakan 30 September oleh Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) pada tahun 1965. Peristiwa tersebut menewaskan tujuh Pahlawan Revolusi yang jasadnya ditemukan di sumur Lubang Buaya.
Peringatan ini bertujuan untuk mengenang keberhasilan Pancasila sebagai ideologi bangsa yang ‘sakti’ atau kuat, mampu bertahan dari ancaman dan rongrongan berbagai paham yang bertentangan. Ini berbeda dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, yang memperingati pidato Soekarno tahun 1945 dan merupakan hari libur nasional. Hari Kesaktian Pancasila tidak ditetapkan sebagai hari libur agar semangat perjuangan di baliknya tidak luntur menjadi sekadar momen liburan.
Agenda Upacara Nasional 1 Oktober 2026
Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila akan digelar secara serentak. Pusat upacara akan dilaksanakan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, pukul 08.00 WIB. Presiden Republik Indonesia akan bertindak sebagai Inspektur Upacara, didampingi Panglima TNI, Kapolri, serta perwakilan keluarga Pahlawan Revolusi. Acara ini akan disiarkan langsung melalui TVRI, RRI, dan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Di tingkat daerah dan sekolah, upacara juga wajib dilaksanakan pada pukul 08.00 waktu setempat. Tema yang diusung untuk tahun 2026 adalah “Pancasila Perekat Bangsa Menuju Indonesia Maju”. Susunan upacara meliputi pengibaran bendera, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, pembacaan UUD 1945, pembacaan Ikrar Kesaktian Pancasila yang teks lengkapnya bisa ditemukan di Peraturan Menteri, serta lagu Andhika Bhayangkari.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.