Banyak pengamat Flightradar24 yang melihat pesawat menampilkan sinyal merah dan langsung panik. Namun, Squawk 7700 adalah kode darurat umum yang digunakan pilot untuk mengindikasikan bahwa mereka membutuhkan prioritas dari kontrol lalu lintas udara. Kode ini tidak secara spesifik berarti pesawat akan jatuh atau mengalami kerusakan fatal.
Squawk 7700 dapat diaktifkan dalam berbagai situasi, termasuk keadaan darurat medis, masalah teknis minor, atau bahkan penumpang yang tidak tertib. Saat kode ini diaktifkan, pesawat akan muncul dengan warna merah di radar ATC dan aplikasi pelacak penerbangan seperti Flightradar24. Semua ATC kemudian akan memprioritaskan pesawat tersebut, membersihkan jalur, dan menginstruksikan pesawat lain untuk menunda keberangkatan atau mengubah rute. Setelah pendaratan darurat, kode transponder akan kembali normal. Dalam kasus EK31, penggunaan Squawk 7700 adalah prosedur standar untuk keadaan darurat medis.
Dampak insiden ini terhadap penumpang bervariasi. Penumpang yang sakit segera dibawa ke rumah sakit di Frankfurt, dengan kondisinya tidak dipublikasikan untuk menjaga privasi. Sementara itu, penumpang lainnya mengalami penundaan sekitar tiga hingga empat jam. Mereka diberikan voucher makan dan akses ke lounge di Bandara Frankfurt, serta fasilitas perubahan jadwal koneksi di LHR secara gratis. Pesawat A6-EDX sendiri menjalani inspeksi singkat sebelum melanjutkan penerbangan ke London Heathrow, dan dijadwalkan kembali ke Dubai pada hari Jumat. Ini bukan kali pertama Emirates melakukan pengalihan penerbangan; sebelumnya, penerbangan EK75 dialihkan ke Jeddah dan EK121 ke Al Maktoum, semua demi alasan pencegahan dan keselamatan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.