Jumat, 2 Oktober 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Erling Haaland Gugat Norwegian Air Rp Miliaran Gara-Gara Kuncir Pirang Dipakai Iklan Pesawat

Erling Haaland Gugat Norwegian Air
Erling Haaland Gugat Norwegian Air Rp Miliaran Gara-Gara Kuncir Pirang Dipakai Iklan Pesawat. Credit: Dok. JournalArta

OSLO, JOURNALARTA.COM – Striker Manchester City dan Timnas Norwegia, Erling Braut Haaland (26), menggugat maskapai Norwegian Air Shuttle ASA ke Pengadilan Distrik Oslo. Gugatan ini terkait penggunaan kuncir pirang ikonik Haaland dalam kampanye iklan maskapai tanpa izin, saat euforia Piala Dunia 2026. Sidang perdana dijadwalkan pada Jumat, 9 Oktober 2026, pukul 10:00-11:00 CEST via video call. Ini menjadi salah satu dari tiga isu panas yang melanda Haaland hari ini.

Gugatan senilai miliaran rupiah ini muncul setelah Norwegian Air memposting foto pesawat mereka yang diedit Photoshop dengan kuncir pirang Haaland, disertai tulisan “We’ve never looked more Norwegian”. Postingan ini viral di Instagram dan TikTok selama Piala Dunia 2026, di mana Norwegia berhasil mencapai perempat final dan Haaland mencetak 7 gol. Padahal, Haaland sendiri sudah memotong kuncir pirangnya menjadi buzz cut pada musim panas yang sama.

Iklan Kuncir Pirang Tanpa Izin Picu Gugatan Haaland

Pengacara Haaland, Thomas Hagen dari firma Schjodt, bersama perusahaan Haaland, York Promotions Ltd., mendaftarkan gugatan pada akhir September 2026. Menurut tim hukum Haaland, “Kasus ini adalah tentang penggunaan ilegal ciri khas Haaland oleh Norwegian untuk menjual tiket pesawat selama putaran final Piala Dunia.” Mereka berargumen bahwa maskapai telah melanggar Undang-Undang Pengendalian Pemasaran Norwegia dan undang-undang perlindungan kepribadian dengan memanfaatkan identitas dan ciri khasnya tanpa izin. Nilai komersial Haaland sebagai aset global dianggap sangat tinggi.

Juru bicara Norwegian Air, Eivind Hammer Myhre dan Catharina Solli, menyatakan kebingungan atas gugatan tersebut. “Membingungkan dan disayangkan. Kami tidak paham mengapa digugat,” ujar mereka. Pihak maskapai mengklaim bahwa postingan tersebut merupakan dukungan spontan terhadap tim nasional Norwegia dan hanya mengikuti tren di media sosial. Norwegian Air telah menghapus postingan iklan tersebut dari semua platform media sosialnya dan berharap adanya dialog untuk menyelesaikan masalah ini. Para ahli hukum menilai Haaland memiliki peluang kuat untuk memenangkan kasus ini, mengingat adanya preseden perlindungan atlet dari komersialisasi tanpa izin.

Badai di Manchester City: Vonis 115 Pelanggaran Finansial

Selain masalah hukum pribadi, Haaland juga dihadapkan pada situasi pelik di klubnya. Pada 30 September hingga 2 Oktober 2026, Komisi Independen Premier League menyatakan Manchester City bersalah atas 115 pelanggaran aturan finansial. Pelanggaran ini terjadi selama sembilan musim, dari 2009 hingga 2018, dengan menggunakan “kontrak palsu” untuk menggembungkan pendapatan lebih dari £900 juta (sekitar $1.1 miliar).

Manchester City diberi tenggat waktu hingga hari ini, Jumat, 2 Oktober 2026, untuk mengajukan banding. Belum ada konfirmasi mengenai langkah banding yang akan diambil klub. Nasib kontrak Haaland senilai £260 juta (sekitar Rp5 triliun) yang berdurasi 9,5 tahun hingga 2034, senilai £500.000 per minggu, menjadi pertanyaan. Bocoran dari SportBible pada 2 Oktober menyebutkan bahwa tidak ada klausul rilis dalam kontrak Haaland jika klub terdegradasi. Jika City dikeluarkan dari Premier League, Haaland dan pemain lain mungkin bisa hengkang, tetapi hal itu akan memerlukan negosiasi.

Vonis ini juga membuat kembali viral komentar mantan bek Liverpool, Trent Alexander-Arnold (sekarang di Real Madrid) dari tahun 2024. Saat itu, ia menyatakan bahwa trofi Liverpool lebih bermakna karena perbedaan kekuatan finansial dengan Manchester City.

Performa di Lapangan: Haaland Melempem di Nations League

Di tengah pusaran masalah hukum dan klub, performa Haaland di Timnas Norwegia juga menunjukkan penurunan. Dalam jeda internasional Nations League 2026-27, Norwegia sempat menang 3-2 atas Denmark dan kalah 1-2 dari Portugal, di mana Haaland masing-masing menyumbang 2 dan 1 gol.

Namun, dalam laga melawan Wales di Cardiff tadi malam, 1 Oktober 2026, Haaland tampil di bawah standar. Norwegia kalah 1-2 dan bermain dengan 10 orang di babak kedua. Haaland “melempem,” hanya menciptakan dua peluang: satu sundulan ke arah kiper Danny Ward dan satu tembakan melambung. Ia tercatat memiliki sentuhan paling sedikit di lapangan dan langsung meninggalkan lapangan tanpa wawancara. Ini adalah kali kedua Haaland gagal mencetak gol dalam 18 pertandingan kompetitif terakhir Norwegia.

Meski demikian, rekan setimnya di Timnas Norwegia, Kristoffer Ajer (59 caps), membela Haaland. Ajer menyebut, “Dia sama persis seperti sebelumnya – benar-benar fokus pada pertandingan yang akan datang. Dia tidak berubah sedikit pun sejak saya bertemu dengannya meskipun dia adalah bintang terbesar di planet ini. Tidak ada perbedaan dalam beberapa hari terakhir – Dia membawa banyak energi dan kegembiraan.” Ajer menegaskan bahwa Haaland tetap sepenuhnya fokus pada pertandingan melawan Wales, meskipun kasus hukum dan masalah klub tengah mengganggu.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda