Sabtu, 3 Oktober 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

F1 Malaysia 2026 Comeback di Sepang 2-4 Okt – Jadi Bahrain GP di Malaysia

F1 Malaysia 2026
F1 Malaysia 2026 Comeback di Sepang 2-4 Okt – Jadi Bahrain GP di Malaysia. Credit: Dok. JournalArta

KUALA LUMPUR, JOURNALARTA.COM – Balap Formula 1 (F1) secara mengejutkan kembali ke Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, pada 2-4 Oktober 2026 setelah absen selama sembilan tahun. Ajang balap mobil paling bergengsi di dunia ini akan digelar dengan tajuk resmi “F1 Gulf Air Bahrain Grand Prix in Malaysia”, menggantikan seri Bahrain yang batal digelar di Timur Tengah.

Keputusan ini muncul setelah seri Bahrain dan Arab Saudi yang seharusnya berlangsung pada April, dibatalkan akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat-Israel dan Iran di Timur Tengah pada Februari 2026. Untuk memastikan kalender F1 tetap utuh, otoritas F1 mencapai kesepakatan unik: Pemerintah Bahrain membiayai penuh penyelenggaraan balapan di Malaysia, sehingga identitas Grand Prix Bahrain tetap dipertahankan meski lokasi balapan berpindah ke Sepang.

Sepang Kembali Jadi Saksi Balap F1

Malaysia terakhir kali menjadi tuan rumah F1 pada tahun 2017, dengan kemenangan diraih oleh Max Verstappen dari tim Red Bull Racing. Penghentian balapan saat itu disebabkan oleh biaya penyelenggaraan yang tinggi dan penurunan jumlah penonton. Kini, Sepang kembali menghadirkan tantangan dengan karakteristik sirkuit sepanjang 5,543 kilometer, menampilkan 15 tikungan, kombinasi tikungan berkecepatan tinggi, dan lintasan lurus panjang yang kerap dihantui hujan tropis tak terduga.

Sirkuit Sepang akan melayani balapan utama sejauh 56 lap. Jadwal sesi latihan bebas (FP) telah dimulai pada Jumat, 3 Oktober, dengan FP1 pada pukul 12:30 WIB dan FP2 pada 16:00 WIB. Hari Sabtu, 4 Oktober, akan dilanjutkan dengan FP3 pukul 12:30 WIB, diikuti sesi Kualifikasi krusial pada pukul 16:00 WIB. Sementara itu, balapan utama dijadwalkan pada Minggu, 5 Oktober, pukul 15:00 WIB (Sabtu, 4 Oktober waktu Malaysia). Gerbang sirkuit dibuka sejak pukul 08:30 pada Jumat-Sabtu dan pukul 10:00 pada Minggu. Tiket akhir pekan masih dapat dibeli melalui situs resmi bahraingp.com.

Persaingan Panas Klasemen Jelang Sepang

Kembalinya F1 Malaysia terjadi di tengah persaingan ketat di papan atas klasemen Kejuaraan Dunia 2026, dengan hanya delapan seri tersisa. Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, memimpin klasemen dengan 302 poin. Namun, rekan setimnya, George Russell, yang memenangkan balapan terakhir di Azerbaijan pekan lalu, berhasil memangkas selisih menjadi 66 poin dengan total 236 poin.

Pembalap lain yang turut memanaskan persaingan adalah Lewis Hamilton (Ferrari) di posisi ketiga dengan 199 poin, disusul Lando Norris (McLaren) dengan 186 poin, dan Charles Leclerc (Ferrari) yang melesat dari posisi 16 ke empat di Baku. Max Verstappen (Red Bull) juga tidak bisa diremehkan setelah finis kedua di Baku.

Balapan terakhir di Azerbaijan menyajikan drama menegangkan, di mana Russell meraih kemenangan tipis 0,2 detik dari Verstappen setelah dua kali Safety Car masuk lintasan. Tujuh pembalap gagal finis, termasuk Norris. Kimi Antonelli sendiri hanya finis kelima setelah mengalami insiden saat kualifikasi.

Balapan di Sepang akan menjadi tantangan signifikan, karena hanya 10 dari 22 pembalap di grid saat ini yang pernah merasakan balapan di sirkuit tersebut. Pembalap muda seperti Lando Norris dan Oscar Piastri dari McLaren, misalnya, belum pernah mengaspal di Sepang dalam kompetisi F1.

Sorotan Utama di F1 Bahrain GP in Malaysia

Beberapa hal menarik patut jadi perhatian di gelaran F1 Bahrain Grand Prix in Malaysia:

  1. Hujan Tropis yang Tak Terduga: Sepang terkenal dengan cuaca ekstremnya. Hujan deras bisa mengguyur sewaktu-waktu, seperti insiden yang menghentikan balapan pada tahun 2009.
  2. Momentum Mercedes: Akankah George Russell mampu terus memangkas keunggulan Kimi Antonelli, atau justru Antonelli akan memperlebar jarak poin?
  3. Kebangkitan McLaren: Karakteristik sirkuit Sepang dengan tikungan cepat dan lintasan lurus panjang diyakini cocok untuk performa mobil McLaren yang kompetitif.
  4. Dua Seri Berurutan di Asia: Setelah Sepang, F1 akan langsung melaju ke Singapura untuk Grand Prix Singapura pada 9-11 Oktober, yang juga akan menjadi kali pertama di Marina Bay digelar sesi F1 Sprint.
  5. Dampak Konflik Global pada Kalender F1 2027: Jika konflik di Timur Tengah terus berlanjut, F1 mempertimbangkan China sebagai pembuka musim 2027, sementara seri di Qatar dan Abu Dhabi di akhir musim berpotensi dibatalkan. Musim 2027 bisa saja berakhir di Imola, Italia, pada 6 Desember.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda