Minggu, 4 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Gempa di Sumba Barat Daya: 3 Desa Terdampak Parah, Rumah Ibadah Rusak

Kondisi rumah warga yang mengalami kerusakan retak pada dinding pasca Gempa di Sumba Barat Daya
Guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengakibatkan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum di Sumba Barat Daya mengalami kerusakan. (Ilustrasi: AI)

KODI — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 4 Oktober 2026 pagi, menyebabkan kepanikan luar biasa bagi warga setempat.

Guncangan yang terjadi pada pukul 05.55 WIB atau 06.55 Wita tersebut membuat masyarakat langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Berdasarkan data awal, puluhan rumah warga di beberapa desa dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari retak-retak hingga rusak berat.

Kecamatan Kodi Bangedo menjadi salah satu wilayah yang merasakan dampak paling hebat dari bencana ini. Camat Kodi Bangedo, Elis Kaka, mengungkapkan bahwa hampir semua dari total 15 desa definitif dan tiga desa persiapan di wilayahnya terkena dampak guncangan.

Tiga Desa Paling Parah Dekat Episentrum

Menurut Elis, berdasarkan laporan yang masuk ke pihaknya, terdapat tiga desa yang mengalami kerusakan paling parah akibat bencana ini. Ketiganya berada sangat dekat dengan pusat getaran.

“Desa yang paling terdampak adalah Desa Maliti Bondo Ate, Desa Leka Ninyo, dan Desa Lete Loko. Desa-desa tersebut hanya berjarak sekitar 6 kilometer dari episentrum,” tutur Elis saat dikonfirmasi pada Minggu (4/10/2026).

Selain rumah tinggal penduduk, getaran gempa juga merusak sejumlah fasilitas umum yang vital bagi warga sekitar. Beberapa bangunan sekolah, kantor pemerintahan, dan rumah ibadah di wilayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan struktural.

Elis menambahkan, besarnya kekuatan getaran memicu kekhawatiran bahwa jumlah bangunan yang rusak bisa terus bertambah seiring proses pendataan yang masih berjalan di lapangan. Pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan para kepala desa untuk memperbarui informasi kerugian materiel.

Laporan Korban dan Pemantauan BMKG

Terdapat sedikit perbedaan informasi mengenai korban luka akibat peristiwa ini. Camat Kodi Bangedo, Elis Kaka, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan adanya korban jiwa maupun korban luka dari lapangan di wilayahnya.

Namun, data berbeda disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Teguh Rahayu, mengonfirmasi adanya satu korban luka ringan akibat peristiwa ini.

Halaman:12Semua Halaman

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 4 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online