Senin, 5 Oktober 2026 WIB
BREAKING
OLAHRAGA

Ducati Raih 100 Kemenangan, Luigi Dall’Igna Puji Performa Marc Marquez

Marc Marquez merayakan kemenangan di podium MotoGP bersama tim Ducati
Marc Marquez merayakan kemenangan di podium MotoGP bersama tim Ducati. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Kemenangan gemilang Marc Marquez di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu lalu, menyisakan catatan sejarah bagi tim Ducati Lenovo. Selain memangkas jarak poin di papan klasemen MotoGP 2026, hasil tersebut sekaligus menggenapi torehan 100 kemenangan Grand Prix bagi Luigi Dall’Igna selama menjabat sebagai manajer tim.

Duel sengit di Motegi memaksa Marquez bekerja ekstra keras menghadapi tekanan dari dua pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Strategi dan ketajaman insting Marquez di lintasan basah maupun kering diakui menjadi kunci utama tim dalam mengamankan podium tertinggi. Performa konsisten tersebut tidak luput dari apresiasi sang manajer.

Apresiasi untuk Skuad dan Marquez

Luigi Dall’Igna menegaskan bahwa pencapaian 100 kemenangan ini adalah refleksi dari kerja keras kolektif. Ia secara khusus menyoroti penampilan Marquez yang mampu menjaga ritme balap hingga lap terakhir. Menurut Luigi, tidak ada kesalahan fatal yang dilakukan pembalapnya dalam upaya mempertahankan posisi terdepan di Jepang.

“Marc sangat luar biasa dan dalam balapan terakhir dia melakukan segalanya dengan benar, jadi selamat baginya dan seluruh tim,” ungkap Luigi seperti dikutip dari laman resmi Ducati Lenovo, Senin.

Di balik angka 100 tersebut, terdapat kontribusi besar dari berbagai pembalap yang pernah bernaung di bawah arahan Luigi. Francesco Bagnaia hingga saat ini masih memegang rekor kemenangan terbanyak di era kepemimpinan Luigi dengan total 31 kemenangan. Marc Marquez kini menempel di posisi kedua dengan 20 kemenangan, diikuti oleh Andrea Dovizioso dengan catatan 14 kemenangan.

Target Utama di Atas Rekor Pribadi

Meski angka 100 kemenangan merupakan statistik prestisius, Luigi menyatakan bahwa dirinya tidak terlalu memikirkan rekor individu. Fokus utamanya tetap membawa Ducati Lenovo meraih kemenangan di setiap seri balapan. Persiapan matang sebelum menginjakkan kaki di Sirkuit Motegi menjadi bukti bahwa target tim tetap menjadi prioritas di atas pencapaian statistik manajerial.

Bagi para penggemar balap, dominasi Ducati di musim ini menjadi tantangan tersendiri bagi pabrikan lain. Persaingan ketat antara Marquez dan Jorge Martin di puncak klasemen sementara diprediksi bakal memanas hingga seri terakhir. Kemenangan di Jepang tidak hanya memberi motivasi tambahan bagi Marquez, tetapi juga menjadi sinyal bahaya bagi kompetitor dalam perburuan gelar juara dunia musim ini.

Dampak performa impresif ini dirasakan langsung oleh pendukung Ducati di seluruh dunia, yang melihat kembalinya ketajaman Marquez setelah serangkaian kendala di musim-musim sebelumnya. Kini, semua mata tertuju pada balapan berikutnya di Mandalika, di mana persaingan dipastikan akan kembali sengit seiring upaya para pembalap untuk mengunci posisi di klasemen akhir.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda