Skor imbang 2-2 bertahan hingga babak tambahan kedua berakhir, memaksa pertandingan dilanjutkan ke drama adu tendangan penalti. Di babak krusial ini, seluruh empat penendang Indonesia sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Sementara itu, kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tampil sebagai pahlawan dengan melakukan dua penyelamatan gemilang. Audero berhasil membaca arah tendangan dua eksekutor Thailand, mementahkan bola ke arah kanan gawang, memastikan Indonesia memenangkan adu penalti dengan skor 4-2.
Fakta dan Rekor yang Terukir
Kemenangan ini mencatatkan beberapa rekor dan fakta penting. Indonesia menjadi juara perdana FIFA ASEAN Cup 2026, edisi pertama dari turnamen ini, dan berhak atas hadiah 1 juta dolar AS serta trofi emas seberat 15 kilogram. Ini juga menjadi kali pertama Indonesia berhasil mengalahkan Thailand di final turnamen besar sejak 1991, memutus kutukan panjang setelah sebelumnya selalu kalah dalam empat final AFF dari rival yang sama. Stadion Utama Gelora Bung Karno malam itu menjadi saksi bisu dengan 67 ribu penonton yang terus bernyanyi non-stop selama 120 menit plus adu penalti.
Pelatih John Herdman dalam konferensi pers usai laga menyampaikan apresiasinya. “Kami tahu Thailand akan low block. Kami coba direct ball, free kick James membentur pagar, Ole miss. Tapi karakter tim ini luar biasa. Elkan, Emil – mereka pahlawan malam ini. Ini untuk 280 juta rakyat Indonesia,” ujarnya.
Dengan modal juara ini, Indonesia akan kembali menghadapi Thailand dalam fase grup Piala Asia 2027 pada 20 Januari 2027 mendatang.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.