Dihubungi pada Minggu (4/10/2026), Erlan menegaskan bahwa setiap posisi adalah amanah. “Mutasi, rotasi, dan serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.
Setiap jabatan adalah amanah dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan penuh dedikasi, profesionalisme, serta integritas,” tegas Erlan.
Menurutnya, pesan Kapolri sangat jelas: para pejabat baru harus segera berbaur dengan masyarakat, memahami problem lokal, dan memacu kinerja satuan masing-masing.
Erlan menambahkan, pihak kepolisian kini menaruh fokus penuh pada stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas. Baginya, pergantian nakhoda di Polda tidak boleh membuat pelayanan kepada warga terhenti atau menurun kualitasnya. Program yang sudah berjalan harus dilanjutkan, sementara inovasi baru sangat diharapkan untuk merespons tantangan keamanan yang kian kompleks di lapangan.
Fokus pada Pelayanan dan Stabilitas
Soliditas internal menjadi kata kunci. Setelah pelantikan selesai, para perwira segera kembali ke satuan masing-masing. Tugas mereka tidak ringan. Mereka dituntut untuk membangun harmoni di dalam satuan agar pesan-pesan perlindungan dan pengayoman tersampaikan dengan baik hingga ke tingkat polsek. Masyarakat menaruh harapan besar pada wajah-wajah baru ini.
Polda Jambi sendiri kini tengah merapatkan barisan. Fokus penguatan internal personel menjadi agenda prioritas agar kinerja di lapangan tetap maksimal. Tidak ada ruang untuk berleha-leha bagi pejabat yang baru saja dilantik.
Setiap inci dari wilayah penugasan akan menjadi ujian nyata atas dedikasi dan profesionalisme yang mereka janjikan saat mengucap sumpah jabatan di depan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Kini, publik tinggal menunggu pembuktian mereka dalam menjaga keamanan di tanah rantau tugasnya masing-masing.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.