Selasa, 6 Oktober 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

API Index Malaysia Hari Ini: Negeri Sembilan & Johor Udara Tidak Sehat 111-156

API Index Malaysia Hari Ini
API Index Malaysia Hari Ini: Negeri Sembilan & Johor Udara Tidak Sehat 111-156. Credit: Dok. JournalArta

KUALA LUMPUR, JOURNALARTA.COM – Sejumlah wilayah di Negeri Sembilan dan Johor, Malaysia, terus menghadapi kualitas udara yang tidak sehat, dengan angka Air Pollutant Index (API) mencapai 111 hingga 181 pada pagi hari ini, Senin (6/10/2026). Data terbaru dari Departemen Lingkungan Hidup (DOE) Malaysia melalui sistem APIMS menunjukkan bahwa kabut asap kembali menyelimuti Semenanjung Malaysia, memicu kekhawatiran kesehatan bagi warga.

Kondisi ini merupakan kelanjutan dari catatan API kemarin yang berada di kisaran 111-156. Namun, pada pukul 07.00 WIB pagi ini, beberapa lokasi menunjukkan peningkatan signifikan. Nilai di Negeri Sembilan, misalnya, melonjak menjadi 181, sementara Seremban mencatat 171. Wilayah Tangkak dan Segamat di Johor masing-masing mencapai 159 dan 158. Batu Pahat (155), Kluang (152), dan Larkin (131) juga berada di kategori tidak sehat.

Kabut Asap Meluas, 31 Wilayah Terkena Dampak

Dampak kabut asap tidak hanya terbatas di Negeri Sembilan dan Johor. Sebagian besar Semenanjung Malaysia turut merasakan imbasnya. Data APIMS menunjukkan total 31 wilayah di seluruh Malaysia kini berada dalam kategori tidak sehat, dengan 32 wilayah berstatus sedang, dan hanya 8 wilayah yang memiliki kualitas udara baik.

Beberapa wilayah dengan angka API tertinggi di antaranya adalah Johan Setia, Selangor, yang mencapai 198—mendekati kategori sangat tidak sehat. Putrajaya mencatat 171, sedangkan kota-kota besar seperti Shah Alam (170), Petaling Jaya (162), dan Klang (161) juga terdampak parah. Di Perak, Seri Manjung mencapai 175 dan Tasek Ipoh 173. Bahkan, Sarawak yang sempat mencatat kondisi sangat tidak sehat minggu lalu, kini Sibu dan Sarikei berada di angka 157 dan 156.

Memahami Air Pollutant Index (API) dan Dampaknya

Air Pollutant Index (API) adalah indikator kualitas udara yang digunakan Malaysia, serupa dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Indonesia. API mengukur konsentrasi lima polutan utama: PM10, PM2.5, Karbon Monoksida (CO), Ozon (O3), Sulfur Dioksida (SO2), dan Nitrogen Dioksida (NO2). Klasifikasi API penting untuk memahami risiko kesehatan:

Nilai API Kategori Dampak Kesehatan
0 – 50 Baik Udara bersih, aman untuk semua
51 – 100 Sedang Aman, bisa aktivitas luar
101 – 200 Tidak Sehat Anak-anak, lansia, penderita asma akan merasakan dampak (angka 111-181 termasuk di sini)
201 – 300 Sangat Tidak Sehat Semua orang berisiko sakit, sekolah berpotensi ditutup
Di atas 300 Berbahaya Darurat, semua aktivitas luar dihentikan
Halaman:12Semua Halaman

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda