Selasa, 6 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Dampak Kabut Asap, Warga Palangka Raya Dapat Masker dan Susu

Dampak Kabut Asap, Warga Palangka Raya Dapat Masker dan Susu
Dampak Kabut Asap, Warga Palangka Raya Dapat Masker dan Susu

PALANGKA RAYA — Dampak kabut asap di Palangka Raya mendorong pemerintah kota membagikan masker dan suplemen susu kepada warga pada Senin (5/10/2026). Dinas Kesehatan menyiapkan 1.000 masker dan 5.000 saset suplemen untuk membantu menjaga kesehatan masyarakat saat kualitas udara memburuk.

Bantuan itu menyasar warga, termasuk pengguna jalan, sementara masker gratis juga tersedia bagi pasien yang datang ke puskesmas. Langkah ini berlangsung ketika pemerintah kota mencatat lebih dari 10.240 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) selama karhutla, sejak Juni hingga awal Oktober 2026.

Dampak kabut asap dan pembagian bantuan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan pembagian masker sudah rutin dilakukan selama kondisi kabut asap. Kali ini, petugas menambahkan suplemen susu sebagai dukungan bagi warga.

“Kami rutin membagikan masker kepada masyarakat di tengah kondisi kabut asap. Khusus pagi ini, kami tambahkan suplemen berupa susu untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menyehatkan paru-paru,” kata Riduan dalam keterangannya, Senin (5/10/2026).

Data pembagian yang dilaporkan Kalteng Antaranews merinci bantuan untuk 1.000 orang: masing-masing menerima masker dan satu paket suplemen. Dalam laporan itu, setiap paket berisi lima saset, sehingga jumlah suplemen yang disiapkan mencapai 5.000 saset.

Angka tersebut sejalan dengan keterangan sumber utama soal total suplemen dan masker, meski sumber utama menyebutnya sebagai 5.000 suplemen tanpa merinci bentuk saset.

Perbedaan cara penyebutan itu tidak mengubah jumlah bantuan yang dilaporkan. Rincian paket dari Kalteng Antaranews memberi gambaran bahwa angka 5.000 merujuk pada saset suplemen, sedangkan masker dibagikan kepada 1.000 warga.

Masker gratis juga tersedia di puskesmas

Distribusi bantuan tidak berhenti di jalan. Riduan memastikan masker tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan dasar, dan pasien yang berkunjung ke puskesmas di Palangka Raya dapat memperoleh masker gratis.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan kegiatan sosial itu akan berlanjut. Ia juga menyebut pemerintah biasanya membagikan vitamin, sementara kali ini warga mendapat tambahan suplemen susu.

“Biasanya kami bagikan vitamin, namun kali ini ada tambahan susu suplemen. Kemudian di seluruh puskesmas juga sudah kita siapkan masker bagi warga yang datang,” ujar Fairid.

Bagi warga, ketersediaan masker di puskesmas memberi akses perlindungan dasar tanpa harus menunggu pembagian di satu titik. Namun, bantuan tersebut tidak menghilangkan risiko paparan asap. Pemerintah kota tetap mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, memakai masker, dan segera mendatangi fasilitas kesehatan jika mengalami gejala gangguan pernapasan.

Kasus ISPA jadi perhatian selama karhutla

Catatan lebih dari 10.240 kasus ISPA selama karhutla memperlihatkan tekanan kesehatan yang dihadapi Palangka Raya selama periode Juni hingga awal Oktober 2026. Angka itu menjadi latar penting bagi pembagian perlindungan, meski bahan yang tersedia tidak merinci sebaran kasus maupun tingkat keparahan pasien.

Karena itu, masker dan suplemen perlu dipahami sebagai bantuan pendukung, bukan pengganti pemeriksaan medis atau langkah mengurangi paparan. Warga yang mulai merasakan gangguan pernapasan diminta segera memeriksakan diri, sementara kebiasaan membatasi kegiatan di luar rumah dapat membantu mengurangi waktu terpapar asap.

Pembagian masker dan susu juga menunjukkan respons layanan yang dekat dengan keseharian warga: bantuan diberikan kepada masyarakat dan disediakan di puskesmas. Pemerintah Kota Palangka Raya menyatakan aksi sosial ini akan terus berlanjut, sehingga warga dapat mengikuti informasi pembagian berikutnya dan memanfaatkan masker yang tersedia di fasilitas kesehatan.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda