JAKARTA, JOURNALARTA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa, 6 Oktober 2026, ditutup melonjak tajam 1,21 persen atau 74,07 poin ke level 6.192,93. Kenaikan ini melanjutkan tren positif selama dua hari berturut-turut, setelah kemarin juga menguat 1,36 persen.
Perdagangan hari ini dibuka pada level 6.139,13, naik tipis 0,09 persen dari penutupan sebelumnya. Sepanjang sesi, IHSG bergerak di rentang 6.120,24 (terendah) hingga 6.216,44 (tertinggi). Volume transaksi harian diperkirakan mencapai Rp12,3 triliun dengan kisaran 40-50 miliar saham, di mana 526 saham menguat dan 153 melemah. Market cap tercatat Rp10.913,851 triliun.
Euforia Piala Perbara dan Katalis Global Dorong Penguatan
Penguatan signifikan IHSG hari ini didorong oleh beberapa katalis utama. Pertama, euforia kemenangan Timnas Indonesia di Piala Perbara (ASEAN Cup) FIFA 2026 menjadi juara setelah mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti di SUGBK semalam, 5 Oktober 2026. Kemenangan bersejarah setelah 35 tahun puasa gelar ini membangkitkan sentimen positif di kalangan investor dan konsumen ritel, yang baru dicerna pasar hari ini.
Katalis kedua adalah rebound teknikal setelah IHSG sempat menyentuh level rendah 6.019,84 pada 5 Oktober. Indikator Stochastic RSI menunjukkan sinyal reversal dari area oversold, sementara MACD histogram negatif mulai menyempit. Phintraco Sekuritas sebelumnya menargetkan uji level 6.150-6.200 hari ini, yang berhasil ditembus dengan penutupan di 6.192,93.
Seluruh 11 sektor perdagangan mencatatkan penguatan. Sektor Transportasi & Logistik memimpin dengan kenaikan 3,33 persen, disusul Teknologi 2,59 persen, dan Energi 2,33 persen. Indeks sektoral lain seperti Industri (1,68%), Infrastruktur (1,16%), dan Konsumen Siklikal (1,06%) turut berkontribusi positif. Tidak ada sektor yang berada di zona merah.
Sentimen global juga memberikan dorongan positif. Data US Nonfarm Payrolls September yang hanya +29.000 (jauh di bawah ekspektasi 90.000), diikuti kenaikan tingkat pengangguran menjadi 4,2 persen dari 4,1 persen, serta perlambatan upah, memperkuat spekulasi dovish dari The Fed. Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada 28 Oktober turun menjadi 21,6 persen menurut CME FedWatch, memicu penguatan bursa global dan rupiah ke Rp17.899 per USD, mendorong aliran modal asing masuk.
Saham TRUE dan POLA Pimpin Top Gainers
Di antara saham-saham yang melonjak, TRUE dan POLA memimpin daftar top gainers hari ini. Sementara itu, kemarin, 5 Oktober, saham-saham seperti BRPT (+4,58% ke Rp1.485), SCMA (+4,07% ke Rp179), PGEO (+3,72% ke Rp975), EMTK (+3,66% ke Rp396), dan ADRO (+3,60% ke Rp2.590) juga mencatat kenaikan signifikan.
Untuk perdagangan esok hari, 7 Oktober 2026, Mirae Asset memperkirakan support berada di level 5.973-5.851 dan resistance di 6.180 serta 6.339. Dengan penutupan di atas resistance pertama 6.180 hari ini, peluang IHSG untuk melanjutkan penguatan menuju 6.297-6.339 terbuka, terutama jika volume beli tetap dominan. Namun, MNC Sekuritas mengingatkan potensi koreksi di area 5.850-5.911 dengan support 5.949 dan 5.872, seiring pasar yang masih beradaptasi dengan aturan batas bawah harga saham Rp1.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.