Selasa, 6 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Populer: Prabowo Soroti Gangguan Ekonomi; Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp 106 T

Populer: Prabowo Soroti Gangguan Ekonomi; Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp 106 T
Populer: Prabowo Soroti Gangguan Ekonomi; Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp 106 T

Ancaman yang disinggung mencakup serangan siber, penyebaran berita bohong, serta aktivitas penyelundupan. Isu-isu itu berhubungan dengan keamanan, tetapi dampaknya juga dapat menjalar ke kegiatan ekonomi dan kemampuan negara menjaga aset serta penerimaannya.

Penyelundupan komoditas ke luar negeri, misalnya, dinilai mengurangi potensi pendapatan negara dan merusak struktur neraca perdagangan. Kebocoran seperti itu membuat pengawasan wilayah dan arus barang menjadi bagian dari upaya menjaga ekonomi, bukan sekadar tugas keamanan perbatasan.

Prabowo menyebut penguatan pertahanan dan pengawasan ketat terhadap objek vital strategis sebagai langkah untuk mengamankan wilayah kepulauan Indonesia yang luas.

Ia juga membandingkan kompleksitas geografis Indonesia dengan kawasan Eropa, yang memiliki lebih dari 30 negara dengan kekuatan militer masing-masing. Indonesia, sebaliknya, mengandalkan satu komando terintegrasi di bawah TNI untuk menjaga wilayahnya.

Skalanya luas. Karena itu, pengawasan terhadap objek strategis dan pencegahan penyelundupan punya konsekuensi langsung pada perlindungan kekayaan negara. Pidato tersebut menempatkan ancaman ekonomi dan pertahanan dalam satu rangkaian: gangguan terhadap keamanan dapat berujung pada kerugian penerimaan dan tekanan pada stabilitas ekonomi.

Dua berita dengan dampak berbeda

Kedua isu populer itu menyoroti sisi ekonomi yang berbeda. Data OJK memperlihatkan besarnya pembiayaan pinjaman daring dan risiko kredit macet yang menyertainya. Sementara itu, pernyataan Prabowo menyoroti ancaman pada level nasional, mulai dari serangan siber hingga penyelundupan komoditas.

Bagi pengguna layanan pinjol, angka industri bukan ukuran kondisi setiap peminjam. Namun, pertumbuhan pembiayaan dan catatan TWP90 memberi gambaran bahwa ekspansi layanan berjalan bersama risiko gagal bayar yang tetap perlu dipantau. OJK mencatat outstanding pembiayaan sebesar Rp 106,94 triliun dan TWP90 4,73 persen pada Agustus 2026.

Dalam rangkuman berita populer yang dirujuk kumparanBISNIS, sorotan Prabowo mengenai kedaulatan ekonomi dan data pinjaman daring menjadi dua perhatian pembaca pada Senin (5/10). Catatan OJK untuk Agustus 2026 menempatkan TWP90 industri pinjaman daring di level 4,73 persen.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair