NICOSIA, JOURNALARTA.COM – Siprus berhasil memetik kemenangan dramatis 2-1 atas Latvia dalam lanjutan UEFA Nations League C Grup 2 matchday 4 yang digelar pada Senin, 5 Oktober 2026. Sempat tertinggal lebih dulu, gol-gol Ioannis Kosti dan Marcus Edwards di menit-menit akhir memastikan tuan rumah meraih tiga poin penting di GSP Stadium, Strovolos.
Hasil ini membawa Siprus naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan 4 poin, menjaga asa promosi ke League B. Sementara itu, Latvia masih terdampar di dasar klasemen dengan 1 poin, terancam degradasi ke League D setelah mengalami kekalahan ketiga beruntun di fase grup ini.
Jalannya Pertandingan dan Comeback Dramatis
Laga yang berlangsung di GSP Stadium, Nicosia, dengan wasit Giorgi Kruashvili dari Georgia, sempat berjalan alot di babak pertama yang berakhir tanpa gol. Memasuki babak kedua, Latvia berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-57 melalui gol Eduards Daškevičs. Gelandang berusia 25 tahun itu, yang masuk dari bangku cadangan, sukses memanfaatkan umpan dari Roberts Savaļnieks, membuat tim tamu unggul 0-1 dan mengejutkan publik Siprus.
Namun, keunggulan Latvia tidak bertahan lama. Siprus membalas pada menit ke-70 melalui aksi Ioannis Kosti. Winger berusia 24 tahun dari Nea Salamina itu berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1, setelah melesakkan tembakan yang tak bisa dibendung kiper Rihards Matrevics. Gol ini membangkitkan semangat juang tuan rumah.
Puncak drama terjadi di masa injury time. Marcus Edwards, mantan pemain Tottenham Hotspur yang kini memperkuat Burnley, menjadi pahlawan bagi Siprus. Pemain sayap kiri yang sepanjang laga menjadi ancaman nyata dengan 4 tembakan, berhasil mencetak gol penentu kemenangan pada menit ke-90+4. Gol ini disambut ledakan kegembiraan di GSP Stadium, mengunci skor akhir 2-1 untuk Siprus.
Susunan Pemain dan Statistik Tim
Siprus, di bawah asuhan pelatih Akis Mantzios, turun dengan formasi 4-2-3-1. Lineup mereka meliputi Fabiano sebagai penjaga gawang; Nicholas Tsaroulla (digantikan K. Pileas menit 85), Konstantinos Soteriou, Nikolas Panayiotou, dan Giorgos Malekkidis di lini belakang. Lini tengah diisi Kostakis Artymatas (digantikan H. Kyprianou menit 74) dan Grigoris Kastanos, dengan Marcus Edwards, Ioannis Kosti, dan Loizos Loizou (digantikan M. Tzionis menit 74) mendukung kapten Ioannis Pittas di lini serang.
Sementara itu, Latvia yang dilatih Paolo Nicolato asal Italia, menggunakan formasi 5-3-2 atau 5-4-1. Rihards Matrevics menjaga gawang, didukung oleh Roberts Savaļnieks, Deniss Meļņiks, Antonijs Černomordijs, Dennis Cirkin, dan Andrejs Cigaņiks di pertahanan. Dmitrijs Zelenkovs, Eduards Emsis (digantikan M. Strods menit 78), dan Lūkass Vapne mengisi lini tengah, sedangkan duet Vladislavs Gutkovskis (digantikan E. Daškevičs menit 78) dan Roberts Uldriķis menjadi ujung tombak serangan.
Klasemen dan Konteks Persaingan Grup C2
Kemenangan ini menjadi sangat krusial bagi Siprus. Mereka berhasil meraih kemenangan pertama di kampanye UEFA Nations League musim ini, mengakhiri rentetan tujuh laga tanpa kemenangan. Hasil ini membawa Siprus melonjak ke posisi kedua Grup C2 dengan total 4 poin dari 4 pertandingan.
Posisi teratas grup masih dihuni Montenegro dengan 6 poin dari 3 pertandingan. Armenia berada di peringkat ketiga dengan 3 poin dari 3 laga. Sementara Latvia tetap di juru kunci dengan hanya mengumpulkan 1 poin dari 4 pertandingan, menempatkan mereka dalam posisi genting untuk menghindari degradasi ke League D. Latvia kini membutuhkan kemenangan di dua laga tersisa pada bulan November untuk menjaga peluang bertahan di League C.
Pertemuan terakhir kedua tim sebelum laga ini terjadi pada 28 September 2026, di mana Latvia dan Siprus bermain imbang tanpa gol di Skonto Stadium Riga. Hasil imbang tersebut menjadi poin pertama bagi kedua tim di grup.
Kedua tim akan kembali beraksi pada jendela pertandingan November 2026. Latvia dijadwalkan menghadapi Armenia, sementara Siprus akan melakoni leg kedua melawan Montenegro.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.