Selasa, 6 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

SPCX Stock Price Hari Ini 6 Oktober 2026: SpaceX Tembus $171,09 Naik 7,63%, Market Cap $2,32 Triliun

SPCX Stock Price Hari Ini
SPCX Stock Price Hari Ini 6 Oktober 2026: SpaceX Tembus $171,09 Naik 7,63%, Market Cap $2,32 Triliun. Credit: Dok. JournalArta

NEW YORK, JOURNALARTA.COM – Harga saham SpaceX (NASDAQ: SPCX) melonjak signifikan 7,63% pada hari ini, 6 Oktober 2026, ditutup pada level $171,09 per lembar. Peningkatan ini didorong optimisme pasar terhadap sejumlah katalis positif, termasuk rencana pembangunan pipa metana untuk Starship dan target harga ambisius dari Morgan Stanley.

Pergerakan ini menempatkan kapitalisasi pasar SpaceX di angka $2,32 triliun, menjadikannya salah satu pemain terbesar di sektor kedirgantaraan global. Saham SPCX telah menunjukkan tren penguatan sejak pembukaan sesi.

Pada penutupan perdagangan, SPCX diperdagangkan di $171,09, naik $12,13 dari penutupan sebelumnya di $158,96. Bahkan di sesi pra-pasar (pre-market), saham ini sudah menguat ke $173,34. Pembukaan hari ini berada di $158,98, dengan harga tertinggi harian mencapai $172,47 dan terendah di $158,62.

Volume perdagangan SPCX tercatat melonjak hingga 135,8 juta lembar, naik 29% dari rata-rata volume harian 103 juta. Rentang harga selama 52 minggu terakhir berada di $104,83 hingga $225,64. Meskipun harga saham melonjak, rasio P/E masih negatif, menunjukkan perusahaan belum membukukan keuntungan, dengan EPS -0,3776. SpaceX juga tidak membagikan dividen.

Katalis Pendorong Kenaikan SPCX

Lonjakan harga saham SpaceX hari ini didukung oleh setidaknya empat katalis utama:

1. Pembangunan Pipa Metana untuk Starship

Anak perusahaan SpaceX, Coastal Connect Services LLC, mengajukan izin kepada Florida Public Service Commission pada 24 September. Perusahaan berencana membangun pipa metana sepanjang 32,4 mil dan berdiameter 16 inci di Brevard County, Cape Canaveral. Pipa ini akan memasok metana untuk program Starship, yang diharapkan dapat meningkatkan laju peluncuran secara drastis pada tahun 2027 dan menggantikan peran Falcon 9.

2. Target Harga Morgan Stanley: $300

Analis Adam Jonas dari Morgan Stanley kembali menegaskan rating ‘Overweight’ dengan target harga $300 untuk SPCX. Jonas menilai saham SpaceX saat ini relatif murah, terutama jika disesuaikan dengan potensi pertumbuhannya. Ia menyoroti potensi besar dari Starlink (dengan 10.200 satelit LEO di 167 negara), komputasi AI, serta solusi untuk krisis pasokan daya dan chip.

Konsensus analis MarketBeat menunjukkan rating ‘Moderate Buy’ untuk SPCX, dengan 27 rekomendasi ‘Buy’, 3 ‘Strong Buy’, 7 ‘Hold’, dan 7 ‘Sell’. Rata-rata target harga konsensus berada di $218,68, menunjukkan potensi kenaikan 27,8% dari harga $171,09 saat ini.

3. Aktivitas Peluncuran dan Narasi AI yang Kuat

SpaceX baru-baru ini menyelesaikan tiga peluncuran hanya dalam 13 jam, menandai tonggak penting dalam pengiriman kru dan satelit. Selain itu, narasi seputar kecerdasan buatan (AI) turut mendongkrak optimisme. Bernstein memperkirakan pendapatan AI SpaceX bisa melonjak 500% tahun depan. Informasi yang bocor menyebutkan negosiasi SpaceX dengan Microsoft untuk menyewa kapasitas komputasi AI. Elon Musk sendiri mengonfirmasi negosiasi dengan TSMC untuk pembangunan pabrik chip yang akan menyuplai kebutuhan Tesla, SpaceX, dan xAI. Unit AI perusahaan juga baru saja di-rebranding dari SpaceXAI menjadi SpaceXSI (Super Intelligence), fokus pada pengembangan model Grok dan infrastruktur komputasi AI.

4. Elon Musk Kembali Menjadi Triliuner

Kenaikan kapitalisasi pasar SpaceX menjadi $2,32 triliun kembali mendorong kekayaan pribadi Elon Musk, yang kini dikabarkan telah kembali menjadi triliuner. Berita ini, yang dirilis oleh Benzinga, turut memperkuat sentimen positif pasar terhadap perusahaan.

Profil dan Risiko SpaceX

Space Exploration Technologies Corp, yang diperdagangkan dengan ticker NASDAQ: SPCX, dipimpin oleh Elon Musk. Perusahaan ini memiliki sekitar 22.000 karyawan dan berkantor pusat di Starbase, Texas. SpaceX beroperasi di tiga segmen utama: Kedirgantaraan (roket Falcon dan Starship), Konektivitas (broadband Starlink), dan AI (Grok, X, komputasi AI).

Laporan keuangan terakhir menunjukkan pendapatan $7,81 miliar pada Q2 2026, naik 91,94% secara tahunan. Perkiraan pendapatan berikutnya dijadwalkan pada 5 November 2026. Tingkat short interest terhadap saham SPCX adalah 1,24%, menunjukkan sentimen jual yang menurun 6,55% bulan ini.

Analisa teknikal dari StockInvest.us memberi skor 7,511 ‘Strong Buy Candidate’, tanpa resistensi berarti di atas dan level support di $160,42. Meski demikian, Motley Fool mengingatkan investor mengenai risiko valuasi spekulatif karena rasio P/E yang negatif, serta ketergantungan pada publisitas Elon Musk. Namun, keberhasilan Starship mencapai laju peluncuran tinggi dan monetisasi Starlink serta AI yang optimal, masih membuka potensi kenaikan signifikan di masa mendatang.

Dengan harga $171,09 dan kenaikan 7,63%, volume perdagangan yang meledak, serta sentimen positif dari berbagai katalis, saham SPCX mendekati kembali level tertinggi 52 minggu di $225,64. Persetujuan pipa metana dan kesepakatan TSMC dapat membuka jalan menuju target konsensus $218 dan target Morgan Stanley $300. Investor tetap perlu mewaspadai volatilitas tinggi, mengingat beta saham ini mencapai 5,10.

(RE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair