Untuk koneksi, MG01 memiliki dua port LAN dengan kecepatan 10G dan 2.5G, dua port USB-C USB4, enam USB Type-A, pembaca kartu, DisplayPort, HDMI, serta Wi-Fi 7. Perangkat ini juga disebut dapat mengoperasikan empat monitor 4K secara bersamaan.
Dampaknya terasa bagi kantor kecil atau tim pengembang yang membutuhkan komputer ringkas dengan banyak koneksi dan ruang penyimpanan. Mereka dapat menghubungkan beberapa layar dan perangkat jaringan tanpa langsung menambah aksesori untuk setiap kebutuhan. Tetap saja, pilihan ini perlu ditimbang dengan harga, kebutuhan komputasi, dan kepastian spesifikasi penyimpanan.
Harga lebih rendah dari pembanding, tetapi tetap mahal
TechRadar Pro membandingkan MG01 dengan workstation sejenis dari GMKTec yang dibanderol US$3.649,99 dan hadir dengan SSD 2TB. Dengan harga US$3.299, MG01 lebih murah menurut perbandingan tersebut, tetapi kapasitas SSD bawaannya juga lebih kecil.
Laporan yang sama menilai harga mini PC berbasis Ryzen AI Max+ 395 versi 128GB ini masih hampir dua kali lipat dibandingkan harga model serupa yang dijual lebih dari setahun sebelumnya. Perbandingan itu memberi gambaran bahwa pembeli bukan hanya membayar ukuran ringkas, melainkan juga memori besar dan kemampuan menjalankan beban kerja AI lokal.
Belum jelas apakah beberapa MG01 dapat dirangkai menjadi klaster seperti yang dapat dilakukan GMKTec EVO-X2. Ketidakpastian ini penting bagi perusahaan yang mempertimbangkan peningkatan kapasitas secara bertahap: satu perangkat mungkin mencukupi untuk penggunaan tertentu, tetapi kebutuhan komputasi berskala lebih besar memerlukan kepastian soal dukungan klaster.
Untuk saat ini, klaim yang paling konkret adalah konfigurasi prosesor, memori, SSD, port, dan kemampuan menjalankan hingga empat layar 4K. Soal port SATA dan kemampuan menggabungkan beberapa unit, laporan TechRadar Pro belum memberikan kepastian lebih jauh.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.