Rabu, 7 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Perkuat Portofolio Migas Global, EMP Investasi Rp3,6 Triliun di HighPeak Energy

Investasi EMP di HighPeak Energy memperluas portofolio migas global
Ilustrasi kegiatan hulu migas di West Texas, wilayah operasi HighPeak Energy. (Ilustrasi: AI)

JAKARTA — Investasi EMP di HighPeak Energy mencapai USD200 juta atau sekitar Rp3,6 triliun. PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) membeli saham preferen konversi yang baru diterbitkan perusahaan migas Amerika Serikat itu untuk memperluas bisnis hulu migasnya di pasar global.

EMP mengumumkan investasi tersebut pada Selasa (6/10/2026). HighPeak Energy tercatat di Nasdaq dengan kode NASDAQ: HPK. Perusahaan itu berkantor pusat di Fort Worth, Texas, dan berfokus pada pengembangan serta eksplorasi hidrokarbon di Midland Basin, West Texas.

Saham preferen yang dibeli EMP dapat dikonversi menjadi saham biasa HighPeak. Proses konversi mengikuti mekanisme dan ketentuan yang tercantum dalam perjanjian antara kedua perusahaan.

Strategi ekspansi EMP di pasar internasional

Direktur Utama dan CEO EMP Syailendra S. Bakrie mengatakan perusahaan akan menggabungkan pertumbuhan organik dengan ekspansi anorganik. Investasi di HighPeak menjadi bagian dari upaya mencari peluang di luar pengembangan aset yang sudah dioperasikan EMP.

“Pertumbuhan EMP akan tetap berfokus pada kombinasi ekspansi organik dan anorganik. Kami akan terus berfokus untuk meningkatkan produksi dan mengoptimalkan nilai dari aset-aset yang kami operasikan saat ini, sekaligus secara disiplin mencari peluang pertumbuhan anorganik, baik di Indonesia maupun di pasar internasional,” kata Syailendra dalam keterangan resmi, Selasa (6/10/2026).

Pernyataan itu menempatkan transaksi HighPeak dalam dua jalur pertumbuhan yang disebut EMP: mengembangkan aset yang telah dimiliki dan mencari investasi baru. Namun, bahan pengumuman tidak merinci target produksi, jadwal konversi saham, ataupun besaran kepemilikan EMP setelah transaksi.

Nilai investasi yang diumumkan memberi gambaran skala komitmen EMP di luar Indonesia. Perusahaan menyebut nilai transaksi sebesar USD200 juta, setara sekitar Rp3,6 triliun. Skema saham preferen konversi juga berarti investasi itu dapat berubah menjadi kepemilikan saham biasa sesuai ketentuan perjanjian.

Arti transaksi bagi portofolio migas

HighPeak beroperasi di Midland Basin, kawasan pengembangan hidrokarbon di West Texas yang menjadi fokus perusahaan tersebut. Bagi EMP, investasi ini memperluas paparan portofolio ke kegiatan hulu migas di pasar Amerika Serikat, sementara perusahaan tetap menyatakan akan mencari peluang pertumbuhan di dalam negeri maupun internasional.

Dampak langsung transaksi bagi industri Indonesia adalah bertambahnya eksposur perusahaan migas nasional pada aset dan perusahaan hulu di luar negeri. Bagi EMP, langkah ini membuka jalur untuk berpartisipasi dalam pengembangan HighPeak melalui instrumen saham preferen yang bisa dikonversi.

Namun, pengumuman yang tersedia belum menjelaskan proyeksi imbal hasil atau dampak transaksi terhadap kinerja keuangan EMP.

Skema investasi tersebut juga berbeda dari pembelian saham biasa secara langsung sejak awal. Hak konversi memberi mekanisme bagi saham preferen untuk berubah menjadi saham biasa, tetapi pelaksanaannya tetap mengikuti syarat yang disepakati. Karena itu, porsi kepemilikan akhir tidak dapat dipastikan hanya dari nilai investasi yang diumumkan.

Syailendra menyatakan EMP akan terus mengoptimalkan nilai aset yang sudah dioperasikan sambil mencari peluang anorganik secara disiplin. Transaksi HighPeak menambah satu investasi internasional dalam strategi tersebut, dengan nilai yang diumumkan mencapai USD200 juta.

(AN)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair