JAKARTA — proyek off-grid Microsoft di Texas memberi sinyal baru bagi industri data center AI yang haus listrik. Kesepakatan energi jangka panjang dengan Chevron itu dinilai menjadi pembuktian awal bahwa pembangkit di luar jaringan umum mulai masuk arus utama, meski saham GE Vernova sempat terseret aksi jual pasar pada awal pekan ini.
Garis besarnya sederhana. Microsoft akan memakai listrik dari pembangkit yang direncanakan Chevron di West Texas untuk memasok data center raksasa yang dibangun di Reeves County, dan fasilitas itu akan banyak ditopang turbin gas buatan GE Vernova.
Proyek off-grid ini penting karena mengubah cara data center tumbuh
Selama ini, banyak pusat data bergantung pada jaringan listrik publik. Masalahnya, lonjakan kebutuhan komputasi untuk AI membuat beban listrik melonjak cepat. Pembangunan data center skala besar sering memicu penolakan warga, kekhawatiran soal pasokan, dan pertanyaan sederhana: siapa yang menanggung tambahan beban listrik itu?
Model off-grid memberi jawaban lain. Pembangkit berdiri berdampingan dengan data center, memakai pasokan energi sendiri, lalu tidak menekan jaringan listrik lokal. Cara ini jadi menarik bagi perusahaan teknologi yang butuh daya besar, stabil, dan cepat tersedia. Tidak perlu antre lama di jaringan umum. Tidak perlu menunggu infrastruktur kota ikut mengejar.
Dalam kasus Microsoft dan Chevron, sumber listrik utama berasal dari gas alam. Turbin gas berukuran besar menjadi tulang punggung fasilitas itu. CNBC melaporkan, proyek tersebut diberi nama Project Kilby dan diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 2,7 gigawatt daya. Angka itu setara kebutuhan listrik sekitar 2 juta rumah tangga.
GE Vernova ikut kecipratan manfaat dari antrean pesanan yang panjang
Bagi GE Vernova, proyek ini bukan sekadar satu kontrak baru. Ini bukti bahwa pasar masih lapar. Perusahaan yang memproduksi turbin uap, turbin gas, generator hidro, dan reaktor nuklir itu sudah lama menikmati antrean pesanan besar karena perusahaan-perusahaan besar berebut pasokan peralatan listrik.
Wells Fargo menilai proyek ini memperkuat tesis positif mereka terhadap GE Vernova. Dalam catatan riset pada Selasa, analis bank itu menyebut tekanan dari para pihak yang pesimistis memang makin keras terdengar. Tapi pandangan dasar mereka belum berubah.
📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.