Kamis, 8 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

120 Rider Touring ke Mandalika Kunjungi Kilang Balongan

Touring to Mandalika melihat proses produksi BBM di Kilang Balongan
Peserta Touring to Mandalika mengunjungi Kilang Balongan untuk melihat proses pengolahan minyak mentah dan uji kualitas BBM. (Ilustrasi: AI)

INDRAMAYU — Perjalanan menuju Mandalika memberi 120 rider kesempatan melihat proses di balik BBM yang mereka gunakan. Dalam kegiatan Touring to Mandalika, komunitas motor itu mengunjungi Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, pada Selasa (6/10/2026), sebelum melanjutkan perjalanan menuju Pertamina Mandalika International Circuit di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Pertamina mengajak peserta menyaksikan pengolahan minyak mentah dan pemeriksaan mutu BBM. Kunjungan ini sekaligus membawa urusan pasokan energi lebih dekat kepada pengguna, dari perjalanan di jalan hingga proses yang berlangsung di kilang.

Engineer I RCU Complex Process RU Balongan Ridho Edistyo Ramadhan mendampingi rombongan dan menjelaskan proses bisnis kilang. Dalam keterangan resmi yang disampaikan Rabu (7/10/2026), ia menyebut fasilitas Balongan mampu mengolah minyak mentah sebanyak 150 ribu barel per hari.

Kapasitas itu mendukung pasokan BBM bagi masyarakat di DKI Jakarta, Banten, dan sebagian besar wilayah Jawa bagian barat. Karena itu, operasi Balongan berkaitan langsung dengan ketersediaan produk energi di kawasan yang dilayani kilang tersebut.

Touring to Mandalika singgah di kilang Balongan

Ridho menjelaskan bahwa Balongan memiliki Nelson Complexity Index (NCI) 11,9. Indeks itu menggambarkan tingkat kompleksitas kilang, yang menurutnya memungkinkan fasilitas tersebut menghasilkan beragam produk bernilai ekonomi tinggi, termasuk Pertamax Turbo.

“Kilang Balongan merupakan kilang dengan tingkat kompleksitas paling tinggi dari seluruh kilang milik Pertamina di Indonesia, dengan Nelson Complexity Index (NCI) 11,9. Artinya, Kilang Balongan mampu menghasilkan berbagai produk bernilai ekonomi tinggi, termasuk Pertamax Turbo,” ujar Ridho.

Agenda di Balongan bukan sekadar berhenti untuk beristirahat. Para peserta yang sehari-hari memakai BBM mendapat kesempatan melihat tahapan pengolahan serta uji kualitas produk. Pertamina menyebut pemeriksaan mutu dilakukan berlapis di laboratorium berstandar internasional.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan kunjungan tersebut dirancang sebagai edukasi publik. Menurut dia, kegiatan itu memperlihatkan upaya perusahaan dalam menjaga ketersediaan energi sekaligus memberi gambaran tentang pengujian produk sebelum BBM digunakan konsumen.

“Kami tidak hanya memberikan pengalaman baru kepada para rider, tetapi yang lebih penting, menunjukkan upaya Pertamina menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat sekaligus memperlihatkan uji kualitas BBM melalui tahap berlapis di laboratorium berstandar internasional,” kata Baron.

Dari pasokan BBM hingga layanan di rute perjalanan

Bagi pengguna, kunjungan ini menyoroti dua hal yang terasa dalam aktivitas sehari-hari: pasokan BBM dan mutu produk. Balongan memasok wilayah yang mencakup DKI Jakarta, Banten, dan sebagian besar Jawa bagian barat, sedangkan pengujian kualitas menjadi bagian dari proses yang dijelaskan Pertamina kepada para rider.

Rombongan juga akan melewati sejumlah titik pemberhentian yang berhubungan dengan rantai bisnis Pertamina di Pulau Jawa, Bali, hingga Lombok. Saat memulai perjalanan dari Jakarta, peserta mendapat pengalaman berkendara menggunakan pelumas Pertamina Enduro dan BBM Pertamax Turbo.

Baron menyebut pengalaman tersebut dimaksudkan agar peserta dapat melihat kesiapan produk dan layanan selama perjalanan. Ia mengatakan rider bisa merasakan ketersediaan BBM, pelumas, serta dukungan layanan di titik-titik yang dilalui. Kegiatan ini, menurut Baron, menjadi cara bagi perusahaan untuk memperkenalkan pelayanan energi kepada penggunanya.

Touring to Mandalika menjadi bagian dari rangkaian menuju Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Para peserta dijadwalkan menyaksikan balapan di Mandalika pada 9-11 Oktober mendatang.

Balongan sendiri berada dalam jaringan kilang Pertamina yang tersebar di sejumlah wilayah. Perusahaan mengoperasikan enam kilang dengan total kapasitas terpasang sekitar 1,16 juta barel per hari; selain Balongan, fasilitas pengolahan minyak mentahnya berada di Dumai, Plaju, Cilacap, Balikpapan, dan Kasim, Papua.

Di antara angka yang dibawa pulang peserta dari kunjungan itu, kapasitas Balongan menjadi penanda paling konkret: 150 ribu barel minyak mentah per hari.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair