Samsung Art Store akan menghadirkan 30 karya dari British Museum mulai 6 Oktober. Koleksi ini mencakup lukisan John Constable dan Joseph Mallord William Turner yang dapat ditampilkan melalui TV Samsung yang kompatibel.
Samsung Electronics mengumumkan penambahan koleksi tersebut di Samsung Art Store. Pelanggan yang berlangganan layanan dapat memilih karya untuk ditampilkan di televisi, lalu menggantinya dengan karya lain kapan saja.
Samsung Art Store bawa lanskap Inggris ke layar TV
Koleksi baru itu menampilkan pemandangan pedesaan Inggris karya Constable. Karya-karyanya dikenal lewat penggambaran perubahan cuaca di langit, sebuah detail yang memberi karakter pada lanskap yang ia lukis.
Turner hadir dengan pilihan cat air yang beragam. Ada pemandangan laut saat badai, juga panorama kota seperti Venesia, Roma, dan Zurich. Samsung menyebut koleksi ini memuat karya dua seniman tersebut serta seniman lain.
Pengguna dapat menelusuri koleksi, memilih satu karya untuk dipajang di TV, dan beralih ke karya lain sesuai keinginan. Namun, akses mensyaratkan langganan Samsung Art Store dan biaya berlangganan berlaku.
Perubahan ini membawa koleksi seni museum ke ruang rumah dalam format yang mudah diganti. Bagi penonton, layar TV tak hanya menampilkan hiburan, tetapi juga dapat menjadi tempat memajang karya seni. Aksesnya tetap bergantung pada perangkat Samsung yang kompatibel dan langganan layanan.
Kemitraan Samsung dan British Museum berlanjut
Wakil Presiden Eksekutif Bisnis Visual Display Samsung Electronics, Gwiho Lee, mengatakan perusahaan ingin memakai teknologinya untuk memperluas akses terhadap seni.
“Samsung berkomitmen menggunakan teknologi kami untuk membuat seni kelas dunia lebih mudah diakses semua orang,” kata Lee dalam keterangan Samsung. Ia menyebut kehadiran koleksi British Museum di platform itu memberi audiens global cara praktis untuk menikmati seni bersejarah di rumah.
Lisa San Martin, Direktur Komersial Interim British Museum, menyambut kerja sama tersebut. Ia berharap koleksi yang tersedia di rumah mendorong orang melihat kembali karya yang sudah dikenal sekaligus menemukan karya lain.
Kerja sama ini melanjutkan hubungan Samsung dengan museum di London itu. Samsung juga menjadi mitra korporat pameran “Korea” di British Museum, yang dibuka pada 1 Oktober dan berlangsung hingga 31 Januari 2027.
British Museum menyatakan koleksinya merentang dari awal sejarah manusia hingga masa kini. Museum itu didirikan pada 1753 dan dikenal sebagai museum publik nasional pertama di dunia. Koleksi yang dibahas dalam pengumuman Samsung kali ini, bagaimanapun, berfokus pada 30 karya pilihan yang tersedia melalui Art Store.
Samsung menyatakan ketersediaan karya maupun isi koleksi dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Koleksi British Museum mulai tersedia di Samsung Art Store pada 6 Oktober.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.