Contoh itu memperlihatkan manfaat yang mudah dibayangkan UMKM: satu orang dapat dibantu untuk menyusun materi promosi, bukan berarti semua keputusan kreatif atau pemeriksaan produk bisa dilepas ke mesin. Hasil tetap perlu disesuaikan dengan karakter barang dan informasi yang benar.
Integrasi operasional menjadi sudut lain yang dibahas. Marketing Lead Mekari Desty, Desty Timothy Santoso, mengatakan sistem terpadu dapat membantu pelaku usaha melihat kegiatan toko online, persediaan, dan gerai offline dalam satu tempat. Menurut dia, pengelolaan lintas kanal seperti itu dapat mengurangi kebutuhan menambah tenaga untuk pekerjaan administrasi.
Untuk usaha yang menjual produk lewat beberapa jalur, pencatatan persediaan yang terpencar bisa menyulitkan pemilik memantau stok. Sistem terintegrasi berpotensi membantu merapikan alur kerja, tetapi manfaatnya bergantung pada kebutuhan bisnis dan cara data operasional dimasukkan serta dikelola.
Fondasi digital tetap menentukan
Exabytes mengarahkan UMKM agar membangun kehadiran digital melalui website, domain, dan email bisnis sebelum memperluas pemakaian AI. Urutan ini penting karena alat otomatisasi tidak menggantikan kebutuhan dasar: usaha perlu memiliki informasi produk yang tertata dan kanal komunikasi yang dapat diakses pelanggan.
Direktur Aplikasi Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Tri Wahyudi memaparkan kondisi serta arah pengembangan digitalisasi UMKM nasional dalam kegiatan tersebut. Direktur Pengembangan Bisnis dan Layanan Pemasaran SMESCO Indonesia M. Rizki Firdaus membahas peluang memperluas pasar seiring perkembangan teknologi digital dan AI.
Hubungan antara fondasi digital dan pemakaian AI juga berpengaruh pada konsumen. Informasi produk yang jelas dan pengelolaan pesanan yang rapi dapat membantu usaha memberi layanan lebih konsisten. Sebaliknya, jika data stok atau deskripsi barang tidak akurat, otomatisasi berisiko mempercepat penyebaran kesalahan kepada pembeli.
Karena itu, acara tersebut memasukkan workshop dan AI Clinic agar peserta dapat mencoba penggunaan AI untuk kebutuhan bisnis secara langsung. Langkah praktik ini memberi ruang bagi pelaku usaha untuk menilai kecocokan teknologi dengan kegiatan harian mereka, bukan hanya mendengar paparan umum.
Indra mengatakan Exabytes akan terus mengembangkan produk dan layanan yang terintegrasi dengan AI serta memperluas edukasi bagi pelaku usaha. Di SME DigitalFest 2026, lebih dari 100 pelaku UMKM mengikuti kegiatan yang berfokus pada penerapan teknologi tersebut.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.