Jumat, 9 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

IHSG Masih Rawan Terkoreksi, Analis Jagokan Saham ASII, EMAS, INCO, RAJA

IHSG Masih Rawan Terkoreksi, Analis Jagokan Saham ASII, EMAS, INCO, RAJA
IHSG Masih Rawan Terkoreksi, Analis Jagokan Saham ASII, EMAS, INCO, RAJA

JAKARTA — IHSG rawan terkoreksi pada perdagangan Jumat (9/10), setelah turun 1,88% ke level 6.031 pada Kamis (8/10). Di tengah tekanan jual, analis masih melihat peluang pada saham ASII, EMAS, INCO, dan RAJA, dengan investor perlu mencermati area teknikal indeks.

Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana menyebut IHSG masih berpeluang menguat dalam skenario terbaik, tetapi risiko pelemahan belum hilang. Jika indeks menembus ke bawah 5.973, koreksi lanjutan dapat membawa IHSG ke rentang 5.850–5.911.

Level IHSG yang dicermati analis

Herditya menjelaskan, posisi IHSG saat ini dalam skenario terbaik berada pada bagian dari gelombang (wave) iv dari wave c. Pergerakan itu masih membuka peluang indeks menguji area gap 6.227–6.231.

Namun, tekanan jual pada perdagangan sebelumnya membuat pelaku pasar perlu memperhatikan batas koreksi jangka pendek. “Cermati area koreksi dalam jangka pendek di 6.008–6.025,” tulis Herditya dalam risetnya, Jumat (9/10).

MNC Sekuritas memetakan support IHSG pada kisaran 6.018–5.973. Sementara itu, resistance diperkirakan berada di rentang 6.297–6.376. Support menjadi area yang dianggap berpotensi menahan penurunan harga, sedangkan resistance dapat menjadi titik ketika tekanan jual membatasi kenaikan.

Tekanan indeks punya arti langsung bagi investor yang sedang menentukan waktu masuk atau keluar dari pasar. Selisih antara level support dan kemungkinan koreksi lanjutan menjadi pertimbangan untuk mengatur risiko transaksi, terutama ketika IHSG belum menunjukkan arah yang stabil.

Pilihan saham dari MNC dan Phintraco Sekuritas

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi trading buy untuk PT Kalbe Farma Tbk (KLBF). Sekuritas itu menyarankan akumulasi beli pada rentang Rp 740–Rp 760, dengan target harga Rp 810–Rp 830 dan stoploss di bawah Rp 715.

Untuk PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), rekomendasinya adalah buy on weakness pada area Rp 645–Rp 660. Target harga saham ini berada di Rp 730–Rp 760, sedangkan stoploss ditetapkan di bawah Rp 605.

Phintraco Sekuritas memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL), dan PT Ultrajaya Milk Industry Tbk (ULTJ). Rekomendasi itu muncul saat pasar menghadapi tekanan indeks sekaligus mencermati sejumlah indikator ekonomi dan industri.

Daftar saham pilihan kedua sekuritas tidak sepenuhnya sama. MNC Sekuritas memuat level transaksi dan batas risiko untuk KLBF serta RAJA, sementara Phintraco menyebut lima saham yang dipertimbangkan tanpa merinci level harga dalam bahan riset yang disampaikan.

Keyakinan konsumen dan penjualan kendaraan jadi perhatian

Phintraco Sekuritas menyoroti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia yang turun dari 118,5 pada Agustus menjadi 118,1 pada September. Penurunan itu dipicu melemahnya Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) menjadi 107,5 dari 109,4, sekaligus menjadi level terendah dalam 12 bulan terakhir.

Gambaran ekspektasi konsumen bergerak berbeda. Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) naik menjadi 128,7 dari 127,6, ditopang perbaikan Indeks Ekspektasi Penghasilan dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja.

Bagi emiten dan investor, perbedaan antara kondisi ekonomi saat ini dan harapan konsumen memberi konteks yang lebih lengkap daripada satu angka keyakinan saja. Pelemahan penilaian atas kondisi ekonomi dapat menjadi perhatian pasar, sementara membaiknya ekspektasi penghasilan dan pekerjaan menunjukkan optimisme konsumen belum sepenuhnya surut.

Data kendaraan juga masuk dalam pertimbangan pasar. Penjualan mobil di Indonesia meningkat 28,1% secara tahunan atau year-on-year (yoy) menjadi 79.450 unit pada September, tetapi pertumbuhannya melambat dibandingkan Agustus yang mencapai 32,4%. Sepanjang sembilan bulan pertama 2026, penjualan mobil tumbuh 21% yoy menjadi 679.020 unit.

Penjualan sepeda motor mencatat kenaikan 15,37% yoy menjadi 654.343 unit pada September 2026. Angka itu menjadi penjualan bulanan tertinggi sejak Oktober 2014 sekaligus pertumbuhan terkuat sejak Mei 2026. Pada periode Januari–September 2026, penjualan sepeda motor tumbuh 3,71% yoy menjadi 5,02 juta unit.

Phintraco soroti level kritis 6.000

Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi kembali menguji level 6.000. Secara teknikal, indeks ditutup di bawah rata-rata pergerakan atau moving average (MA) 5 dan MA10, disertai peningkatan volume jual.

Jika IHSG bertahan di atas 6.000 lalu berbalik menguat, indeks berpeluang membentuk pola double bottom. Sebaliknya, penutupan di bawah level itu membuka risiko pengujian area 5.800–5.900.

Perbedaan skenario tersebut membuat level 6.000 menjadi batas penting dalam pembacaan pasar versi Phintraco. “Namun jika ditutup di bawah level 6,000, maka diperkirakan indeks akan menguji level di 5.800–5.900,” demikian analisis Phintraco, Jumat (9/10).

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair