Sabtu, 10 Oktober 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

10 oktober 2026 hari apa

10 oktober 2026 hari apa
10 oktober 2026 hari apa. (Ilustrasi: AI)

SOLO — 10 oktober 2026 hari apa? Tanggal tersebut jatuh pada Sabtu Kliwon, dengan neptu 17 dalam penanggalan Jawa. Hari ini juga bertepatan dengan 27 Bakdamulud 1960, Tahun Be, Windu Sancaya, dan Wuku Wayang.

Rangkaian kalender Jawa itu menjadi acuan untuk membaca weton dan wuku pada tanggal tersebut. Tafsir watak serta pantangan yang menyertainya merupakan bagian dari tradisi penanggalan Jawa, bukan kepastian tentang sifat atau nasib seseorang.

10 oktober 2026 hari apa dalam kalender Jawa?

Sabtu Kliwon memiliki neptu 17. Dalam uraian yang diasuh Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo, pemilik weton ini digambarkan senang dipuji dan tampak suka pamer, tetapi juga cenderung mengalah.

Tutur katanya mungkin terdengar keras. Namun, menurut penjelasan tersebut, wataknya sebenarnya sopan, ramah, dan baik budi bahasanya. Ia juga disebut menyukai perjalanan atau wisata.

Tafsiran weton dalam tradisi Jawa memuat gambaran karakter yang diwariskan melalui penanggalan. Karena itu, uraian tersebut lebih tepat dibaca sebagai kepercayaan budaya, bukan penilaian mutlak terhadap orang yang lahir pada Sabtu Kliwon.

Makna Lakuning Bumi dan Tunggak Semi

Pangarasan Sabtu Kliwon disebut Lakuning Bumi. Maknanya dikaitkan dengan sifat pemurah, suka memberi, dan melindungi. Gambaran itu menempatkan kepedulian kepada orang lain sebagai ciri yang menonjol dalam tafsir hari kelahiran ini.

Pancasuda weton ini adalah Tunggak Semi. Ibarat pohon yang kembali menumbuhkan daun setelah ditebang, istilah tersebut dimaknai sebagai rezeki yang terus mengalir. Penghasilan dan pekerjaan disebut cenderung lancar dalam penafsiran yang sama.

Makna itu menggambarkan harapan dalam kosmologi Jawa, bukan jaminan bahwa penghasilan seseorang akan selalu tersedia. Bagi pembaca, konteks ini penting agar ramalan kalender tidak disamakan dengan kepastian ekonomi atau dasar mengambil keputusan pekerjaan.

Wuku Wayang: rezeki, watak, dan pantangan

Wuku Wayang dilambangkan oleh Bathari Sri. Dalam uraian Ki Totok, wuku ini dikaitkan dengan kecukupan sandang pangan, sikap dermawan, hormat kepada sesama, kehati-hatian, serta tutur kata yang menyenangkan. Gambaran air di jembangan dan duduk di air melukiskan hati yang sejuk dan kesabaran.

Pohon yang menjadi lambangnya adalah cempaka, yang ditafsirkan sebagai tanda disayangi banyak orang. Burungnya ayam hutan. Pemilik wuku ini digambarkan menarik perhatian, dipercaya dan dikasihi atasan, serta tampak berwibawa dan sigap.

Namun, uraian wuku juga memuat sisi lain. Lambang membelakangi senjata diartikan sebagai keadaan yang mudah di depan tetapi sulit di belakang. Ada pula gambaran pelita yang menerangi langit dan bumi, yang dikaitkan dengan keselamatan dan banyak ilmu, serta sinar yang berjalan sebagai lambang yang dapat memancing iri.

Pantangan Wuku Wayang berlangsung selama tujuh hari: tidak dianjurkan memanjat atau melakukan kegiatan yang mengarah ke atas. Ini adalah bagian dari petungan tradisional. Dampak praktisnya bagi masyarakat masa kini bergantung pada sejauh mana seseorang memilih mengikuti kepercayaan tersebut; pantangan itu tidak menggantikan pertimbangan keselamatan saat bekerja atau beraktivitas.

Pekerjaan yang dihindari pada Sabtu Kliwon

Menurut keterangan yang diasuh Ki Totok Yasmiran, Sabtu Kliwon di Wuku Wayang dinilai kurang baik untuk semua pekerjaan. Hari itu disebut baik untuk memasang peranti tumbal atau sarana penolak balak.

Informasi kalender ini dapat menjadi rujukan budaya bagi orang yang mempelajari weton, wuku, dan penanggalan Jawa. Sumber juga menyebutkan bahwa ulasan tersebut merupakan bagian dari bahasan rutin mengenai kalender Jawa; tanggal berikutnya akan membawa perpaduan hari dan wuku yang berbeda.

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 10 Oktober 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir