Wardhany berharap Fashion Road Show menjadi pemantik kolaborasi antara perajin, desainer, model, dan pelaku UMKM. Ia juga menilai kegiatan lanjutan diperlukan agar karya daerah mendapat ruang promosi dan para pelaku bisa terus berkarya.
“Kita memiliki cukup banyak perajin dan UMKM yang potensial. Memang ada yang sudah mampu, tetapi masih ada yang perlu kita buka wawasannya, sehingga kualitasnya bisa ditingkatkan dan mereka bisa naik kelas,” kata Wardhany.
Dekranasda Bali dorong pembinaan dari kabupaten
Ketua Dekranasda Provinsi Bali Putri Koster menekankan pentingnya pembinaan sejak tingkat kabupaten dan kota. Menurut dia, pendampingan di daerah dapat menyiapkan perajin, desainer, dan model untuk memperoleh kesempatan pengembangan yang lebih luas di tingkat provinsi.
“Harapan titiang, tolong bina UMKM kita, bina para desainer kita, bina para model kita, sehingga titiang di Provinsi Bali lebih mudah kemudian mengajaknya setelah dibina di kabupaten,” ungkap Putri Koster.
Pembinaan oleh pemerintah kabupaten dan kota juga memudahkan Dekranasda Provinsi Bali menjaring potensi daerah. Pelaku yang sudah mendapat pendampingan dapat lebih siap saat memperoleh ruang untuk mengembangkan karya dan memperluas kiprah.
Pengembangan wastra Buleleng, dengan demikian, bertumpu pada proses yang saling terkait: merawat warisan budaya, meningkatkan kapasitas perajin, memperkuat merek, dan membuka jalur pemasaran. Kegiatan promosi berikutnya diharapkan memberi ruang bagi lebih banyak karya daerah untuk tampil dan mempertemukan pelaku UMKM dengan peluang pengembangan yang lebih luas.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.