CLEVELAND — MLB Guardians kembali membuka peluang setelah kemenangan mereka memaksa penentuan sampai laga terakhir. Cleveland Guardians mengalahkan Chicago White Sox 9-5 pada Kamis malam, 9 Oktober 2026, untuk menyamakan kedudukan seri Divisi Liga Amerika dan membawa perebutan tiket ke seri berikutnya ke Game 5 di Cleveland, Sabtu.
Pemenang laga itu akan menghadapi Tampa Bay Rays di Seri Kejuaraan Liga Amerika. Cleveland membalikkan keadaan lewat enam run pada inning keenam, ketika bullpen Chicago kebobolan beruntun dan gagal menjaga keunggulan.
MLB Guardians bangkit lewat inning keenam
White Sox sempat unggul lebih dahulu. Munetaka Murakami mendapat walk dengan base penuh untuk membawa Chicago mencetak angka pertama, lalu Sam Antonacci menambah run melalui sacrifice fly. Namun, Cleveland terus mengejar dan mengubah arah pertandingan.
José Ramírez menjadi penggerak utama kebangkitan itu. Saat Guardians tertinggal 2-1, ia memukul sinker Jordan Hicks berkecepatan 99,9 mph ke tribun sisi kanan dan membawa Cleveland unggul 3-2. Ramírez kemudian kembali menyumbang angka lewat single ke area dalam ketika base penuh.
Serangan Cleveland memuncak di inning keenam. Guardians mencetak enam run, termasuk melalui tiga single beruntun dengan base penuh. Jordan Hicks, Anthony Kay, dan Grant Taylor sama-sama membiarkan lawan mencetak angka dalam inning yang menjadi titik balik tersebut.
Menurut laporan Jeff Passan dan Jesse Rogers untuk ESPN, bullpen White Sox bekerja selama 4⅔ inning di bagian tengah pertandingan dan kebobolan seluruh sembilan run Cleveland. Catatan itu menggambarkan masalah utama Chicago pada malam tersebut: setelah starter meninggalkan pertandingan, para reliever tidak mampu meredam tekanan Guardians.
Ramírez menemukan pukulan penting saat tim terdesak
Penampilan Ramírez datang setelah musim yang disebut sebagai yang terburuk baginya dalam satu dekade. Sumber ESPN juga menyebut kekuatan pukulannya sempat berkurang setelah ia mengalami patah tulang hamate pada Juni. Di pertandingan yang menentukan bagi Cleveland, tenaga itu kembali terlihat lewat home run dan tiga run yang ia hasilkan.
Home run tersebut bukan sekadar tambahan angka. Cleveland sedang tertinggal dan membutuhkan momentum, sementara kemenangan akan menjaga peluang mereka tetap hidup. Ramírez mengubah situasi itu dalam satu ayunan, lalu ikut mengunci inning besar lewat pukulan berikutnya.
White Sox sempat memberi perlawanan pada inning kesembilan. Miguel Vargas memukul home run, tetapi kebangkitan di akhir laga tidak cukup untuk mengejar jarak. Cleveland tetap menang 9-5 dan menyamakan seri.
Bagi kedua tim, hasil ini membuat Game 5 menjadi penentu langsung. Chicago kini harus menata kembali bullpen yang baru saja kebobolan sembilan run, sedangkan Guardians membawa momentum dari dua kemenangan beruntun di kandang lawan. Dampaknya sederhana dan besar: satu pertandingan lagi menentukan tim yang melaju, sementara setiap kesalahan di bullpen dapat mengakhiri musim mereka.
Game 5 bergeser ke duel antarpemula
Laporan ESPN menyebut Gavin Williams diperkirakan menjadi starter Cleveland setelah mencatat tiga out terakhir pada Game 4. Chicago diperkirakan menurunkan Sean Burke. Dengan bullpen White Sox yang terkuras, jeda sehari memberi waktu untuk beristirahat, tetapi kekalahan ini menyisakan pertanyaan tentang reliever mana yang bisa diandalkan.
Game penentuan itu akan dimainkan di Cleveland pada Sabtu. Bagi Guardians, kemenangan 9-5 memberi kesempatan memanfaatkan momentum dan dukungan kandang. Bagi White Sox, tantangannya bukan cuma menghadapi starter lawan, melainkan memulihkan kepercayaan pada bullpen setelah inning keenam yang berantakan.
Ramírez telah memberi Cleveland alasan untuk percaya bahwa serangan mereka bisa kembali tajam pada saat genting. Menjelang laga penentuan, ia mengatakan lewat performanya bahwa dirinya siap memikul beban itu: home run, tiga run, dan satu kesempatan lagi untuk membawa Guardians melaju.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.