Minggu, 11 Oktober 2026 WIB
BREAKING
INTERNASIONAL

Alasan Anwar Ibrahim Obral Diskon Pajak-UMR Malaysia Naik Rp1,3 Juta

UMR Malaysia naik, dokumen anggaran dan pajak di meja parlemen
Alasan Anwar Ibrahim Obral Diskon Pajak-UMR Malaysia Naik Rp1,3 Juta. (Ilustrasi: AI)

KUALA LUMPUR — Anggaran besar Malaysia datang saat tekanan biaya energi membayangi ruang fiskal pemerintah. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengusulkan anggaran 459,8 miliar ringgit untuk 2027, sekaligus menawarkan keringanan pajak dan kenaikan upah minimum menjadi 2.000 ringgit per bulan mulai Juni tahun depan.

Paket yang disampaikan dalam pembacaan anggaran di parlemen itu ditujukan untuk menopang pendapatan rumah tangga dan membantu usaha kecil. Channel News Asia melaporkan, kebijakan tersebut juga muncul ketika pemerintah menghadapi tekanan politik menjelang pemilu nasional berikutnya.

Upah minimum saat ini sebesar 1.700 ringgit per bulan. Kenaikannya menjadi 2.000 ringgit setara dengan tambahan 300 ringgit atau sekitar Rp1,3 juta, berdasarkan angka rupiah dalam bahan sumber. Pemerintah mengecualikan sementara UMKM dengan pendapatan tahunan di bawah 50 juta ringgit agar memiliki waktu menyesuaikan diri.

UMR Malaysia dan standar upah baru

Kenaikan upah minimum dijadwalkan berlaku mulai Juni 2027. Republika dan JPNN juga memberitakan angka 2.000 ringgit serta tanggal penerapan yang sama; kedua media itu menyebut kebijakan tersebut berpotensi menjangkau lebih dari empat juta pekerja. Angka penerima manfaat itu tidak dicantumkan dalam laporan utama Channel News Asia.

Untuk pekerja semiterampil dan lulusan sarjana, pemerintah menetapkan gaji awal minimum 2.500 ringgit per bulan. Sementara itu, patokan upah layak di perusahaan milik negara dan perusahaan investasi pemerintah naik dari 3.100 ringgit menjadi 3.400 ringgit. Pemerintah memperkirakan perubahan di kelompok perusahaan itu akan berdampak kepada sekitar 230.000 pekerja.

Perhatian juga tertuju pada pekerja gig. Sekitar 600.000 pengemudi transportasi daring dan kurir akan menjadi sasaran paket bantuan senilai 160 juta ringgit, yang pendanaannya disepakati pemerintah bersama Grab dan mulai berjalan tahun depan.

“Pemerintah Madani akan menjaga kesejahteraan pekerja gig dengan memberikan perlindungan yang lebih komprehensif,” kata Anwar, menurut laporan Channel News Asia.

Keringanan pajak bagi kelompok berpenghasilan menengah

Pemerintah menaikkan batas keringanan pajak penghasilan individu dari 9.000 ringgit menjadi 12.000 ringgit. Perubahan itu menjadi revisi pertama sejak 2010 dan ditujukan antara lain untuk kelompok berpenghasilan menengah atau M40, yang menghadapi tekanan biaya hidup.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda