JAKARTA — Pengguna yang ingin memakai aplikasi produktivitas tanpa terikat langganan kini punya alternatif baru untuk dicoba. Brandon Thomas merilis GridCraft, DeckCraft, dan WordCraft, aplikasi sumber terbuka yang dirancang meniru Excel, PowerPoint, dan Word, melalui GitHub ArtCraft.
Ketiga aplikasi itu dibuat dengan Claude dan tersedia untuk diunduh secara gratis. Thomas mengembangkan ArtCraft sebagai rangkaian alat kreatif sumber terbuka yang meniru aplikasi Adobe; kini ia memperluas proyek itu ke perangkat lunak perkantoran Microsoft.
ArtCraft siapkan alternatif Excel, PowerPoint, dan Word
Nama aplikasi baru tersebut mengikuti fungsi yang hendak ditiru: GridCraft untuk lembar kerja, DeckCraft untuk presentasi, dan WordCraft untuk pengolah kata. Bahan sumber tidak menjelaskan fitur rinci masing-masing aplikasi, sehingga belum ada dasar untuk menyebutnya sudah setara dengan produk Microsoft.
Nilai yang ditawarkan ArtCraft bukan cuma akses gratis. Thomas ingin aplikasinya berjalan di macOS, Windows, dan Linux dengan pengalaman penggunaan yang serupa.
Kompatibilitas sistem operasi kerap menjadi tantangan bagi perangkat lunak kreatif: sejumlah aplikasi dapat berjalan di Mac dan Windows, sementara pengguna Linux mungkin harus mengandalkan lapisan kompatibilitas tambahan atau emulasi Windows.
Jika sasaran lintas sistem operasi itu tercapai, pengguna tidak perlu terlalu bergantung pada satu platform untuk mengakses berkas dan pekerjaan mereka. Namun, bahan yang tersedia belum menyertakan hasil pengujian kompatibilitas atau rincian kondisi penggunaan di tiap sistem operasi.
Alternatif sumber terbuka di tengah model langganan
Peluncuran ini membawa pesan yang lebih luas dari sekadar menghadirkan tiruan aplikasi populer. Artikel Tom’s Hardware menempatkan proyek Thomas sebagai kritik terhadap model bisnis perangkat lunak yang bergeser dari pembelian satu kali ke paket berlangganan. Model paket dapat membuat pengguna membayar kumpulan alat, termasuk fitur yang tidak mereka perlukan atau yang fungsinya bertumpang tindih.
Untuk pengguna, pilihan aplikasi gratis yang dapat dijalankan lintas sistem operasi berpotensi mengurangi ketergantungan pada layanan berbayar. Namun, gratis saat diunduh tidak otomatis menjawab semua kebutuhan.
Pengguna tetap perlu menilai kemampuan aplikasi, kompatibilitas berkas, dan kecocokannya dengan alur kerja sehari-hari. Bahan sumber juga menegaskan bahwa sebagian besar aplikasi dalam koleksi ArtCraft masih jauh dari kemampuan perangkat lunak yang hendak digantikan.
Alternatif lain datang dari layanan Google seperti Sheets, Docs, dan Slides yang dapat diakses lewat peramban di berbagai platform. Perbedaannya, model daring menempatkan penggunaan aplikasi pada layanan online.
Sebagian pengguna dapat lebih menyukai perangkat lunak yang mereka unduh dan jalankan sendiri karena merasa punya kendali lebih besar; tetapi sumber tidak menyebut bahwa layanan Google akan mewajibkan langganan pada masa mendatang.
Komunitas mengusulkan perangkat lunak lain
Komunitas Discord ArtCraft disebut tumbuh cepat dan ikut memberi masukan tentang aplikasi yang ingin mereka lihat. Salah satu usulan yang ramai dibicarakan adalah CADcraft, alternatif untuk Autodesk yang menarik perhatian penggemar pencetakan 3D dan rekayasa.
Usulan itu menunjukkan arah yang mungkin ditempuh proyek ini: menghadirkan lebih banyak perangkat lunak khusus sebagai alternatif terbuka. Tapi permintaan komunitas belum sama dengan produk yang siap menggantikan perangkat lunak mapan.
Kualitas, kelengkapan fitur, dan kemampuan menjalankan pekerjaan nyata akan menentukan apakah aplikasi seperti GridCraft atau WordCraft bisa menjadi pilihan sehari-hari.
Tom’s Hardware melaporkan bahwa aplikasi tersebut tersedia gratis melalui GitHub ArtCraft, sementara tingkat kemampuannya masih berkembang. Untuk saat ini, rilis itu menawarkan pilihan baru sekaligus menandai kritik terhadap langganan perangkat lunak—dengan jarak antara gagasan dan pengganti yang benar-benar matang masih perlu dibuktikan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.