Selasa, 13 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Death Cross Menekan, Saham ADRO Melemah 3.49% pada Senin

Market analysis illustration — bearish 5
Market analysis illustration — bearish 5. (Ilustrasi: AI)

ADRO berada pada %B 22% di Bollinger Bands, dengan pita atas Rp2.700,13, garis tengah Rp2.565, dan pita bawah Rp2.429,87. Posisi dekat pita bawah mencerminkan tekanan harga, tetapi lebar pita 10,5% masih tergolong normal—belum ada indikasi pelebaran ekstrem yang mengisyaratkan lonjakan volatilitas dari band itu sendiri. Di sisi lain, ATR Rp90,71 atau 3,6% dari harga menandakan ayunan harian tetap tinggi. Pergerakan pendek karena itu berpotensi tajam ke dua arah.

Area pertama yang perlu diuji ialah support Rp2.410, sedangkan resistance Rp2.670 menjadi batas pemulihan terdekat. Jika support bertahan dan harga kembali melewati SMA20, tekanan bisa mereda, tetapi belum cukup untuk menghapus sinyal death cross. Jika Rp2.410 ditembus, perhatian bergeser ke low tiga bulan Rp2.330. Sebaliknya, kenaikan yang menembus resistance Rp2.670 akan lebih meyakinkan bila disertai OBV yang berhenti turun dan MACD membaik.

Verdict Teknikal: TAHAN

TAHAN (wait & see) paling sesuai karena sinyalnya bercampur, tetapi bobot pelemahan masih lebih kuat: death cross dan posisi di bawah SMA20/SMA50 menegaskan tren turun; MACD negatif serta OBV turun mengonfirmasi tekanan; sementara RSI dan Stochastic masih netral, belum menunjukkan jenuh jual. Verdict ini batal jika harga menembus ke atas resistance Rp2.670, yang dapat menandakan perbaikan struktur jangka pendek.

– Entry Price: Rp2.410–Rp2.429,87, hanya sebagai area pantau jika support bertahan dan harga menunjukkan stabilisasi.
– Exit/Target Price: Rp2.565–Rp2.670, berdekatan dengan SMA20 dan resistance dua puluh hari.
– Stop Loss: di bawah support Rp2.410; penembusan level itu meningkatkan risiko harga menguji low tiga bulan Rp2.330.

Bagi pembaca non-trader, artinya ADRO belum menunjukkan tanda pemulihan yang cukup kuat, sehingga arah harga berikutnya perlu menunggu reaksi di sekitar support dan resistance.

Data teknikal ADRO

Indikator Data per 12 Oktober 2026
Harga terakhir Rp2.490
Perubahan 1 hari -3,49%; 5 hari -3,86%; 1 bulan -4,96%
SMA20 / SMA50 Rp2.565 / Rp2.590,20; death cross
Bollinger Bands Atas Rp2.700,13; tengah Rp2.565; bawah Rp2.429,87; %B 22%
RSI / Stochastic 42,8 / %K 38,5 dan %D 56,9
MACD / histogram -19,750 / -1,174
Volume / OBV 51.348.000; OBV turun
ATR(14) Rp90,71 atau 3,6% dari harga
Support / resistance Rp2.410 / Rp2.670
High / low tiga bulan Rp2.860 / Rp2.330

Data harga bersumber dari Bursa Efek Indonesia melalui Yahoo Finance, per 12 Oktober 2026 pukul 16.14 WIB. Selanjutnya, reaksi ADRO di Rp2.410 dan pergerakan MACD serta OBV akan menjadi petunjuk apakah tekanan jual mereda atau berlanjut menuju low tiga bulan.

Data Ringkas ADRO

Harga terakhir 2.490,00 IDR
Perubahan 1 hari / 5 hari / 1 bulan -3,49% / -3,86% / -4,96%
Tren / MA-cross downtrend / death
SMA20 / SMA50 2.565,00 / 2.590,20
RSI (14) / Stochastic %K 42,8 / 38,5
Bollinger %B / ATR 22% / 90,71
Support / Resistance 20 hari 2.410,00 / 2.670,00
Data per 12 Oktober 2026 16:14 WIB

Disclaimer: Analisa teknikal ini disusun otomatis dari data bursa (via Yahoo Finance) dan indikator yang dihitung JournalArta, untuk informasi dan edukasi. Verdict serta level entry, target, dan stop loss bukan saran investasi atau ajakan membeli/menjual efek. Keputusan dan risiko investasi sepenuhnya ada pada pembaca.

Halaman:12Semua Halaman

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair