Pertemuan berikutnya baru hadir dua dekade kemudian. Pada 17 Maret 2022, Barcelona asuhan Xavi Hernandez menang 2-1 di Istanbul dalam leg kedua babak 16 besar Liga Europa. Gol Marcao lebih dulu membawa Galatasaray unggul, sebelum Pedri Gonzalez dan Pierre-Emerick Aubameyang membalikkan keadaan. Leg pertama di Camp Nou berakhir tanpa gol.
Laga 2022 juga mempertemukan Barcelona dengan dua sosok yang memiliki hubungan erat dengan klub tersebut. Domenec Torrent, mantan anggota staf teknis Pep Guardiola, melatih Galatasaray. Sementara itu, kiper Inaki Peña yang dipinjamkan dari Barcelona berperan penting saat tim Turki menahan imbang Blaugrana pada leg pertama.
Neraka Turki jadi ujian ambisi Eropa
Pertemuan pada Selasa membuka babak baru dalam rivalitas yang kini berjumlah lima rangkaian laga penting dalam catatan bahan sumber, dengan duel yang akan datang sebagai kelanjutannya. Galatasaray disebut memiliki skuad bintang yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah klub.
Bagi Barcelona, atmosfer Istanbul bukan sekadar latar pertandingan: mereka harus menjaga konsentrasi di kandang lawan yang pernah menjadi tempat kekalahan dramatis.
Riwayat itu juga menunjukkan bahwa Barcelona mampu mengubah tekanan menjadi kemenangan. Mereka pulang dengan hasil positif dalam tiga kunjungan yang disebutkan setelah kekalahan 1994, termasuk dua kemenangan pada awal milenium dan satu kemenangan di Liga Europa. Namun catatan lampau tak menghapus risiko laga baru, terutama ketika Galatasaray kini dipandang sebagai lawan yang lebih kuat.
Karena itu, duel ini membawa taruhan lebih besar daripada sekadar angka di klasemen grup. Barcelona perlu menghindari kesalahan yang membuka jalan bagi tuan rumah, sementara Galatasaray berpeluang menjadikan dukungan Istanbul sebagai ujian langsung bagi tim tamu. Bahan sumber menyebut pertandingan berlangsung Selasa, tetapi tidak mencantumkan tanggal kalender ataupun rincian pemain yang absen.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.