JAKARTA — IHSG anjlok ke 5.975, sementara karhutla mengganggu 1.673 penerbangan berjadwal domestik. Dua kabar itu menjadi berita populer bisnis pada Senin (12/10), dengan dampak yang terasa pada investor dan penumpang pesawat.
Pada sesi I perdagangan Senin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 117,98 poin atau 1,94 persen ke level 5.975,78. Pada periode 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026, kebakaran hutan dan lahan juga mengganggu penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia, menurut catatan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
IHSG tertekan, mayoritas saham melemah
Tekanan di bursa terlihat dari jumlah saham yang turun. Sebanyak 537 saham melemah, sedangkan 159 saham naik dan 95 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp 6,48 triliun dengan volume 39,19 miliar lembar saham.
Pelemahan pasar saham berjalan seiring dengan depresiasi rupiah terhadap dolar AS. Nilai tukar rupiah turun 10 poin atau 0,06 persen ke posisi Rp 17.909 per dolar AS. Angka itu memberi gambaran bahwa tekanan pada perdagangan hari tersebut juga muncul pada pasar valuta.
Di tengah koreksi IHSG, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat nilai transaksi tertinggi, yakni Rp 983,48 miliar, dengan volume 350,67 juta lembar saham. Berikutnya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) membukukan transaksi senilai Rp 500,10 miliar.
Pergerakan saham individual tetap beragam. PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE) memimpin daftar penguatan dengan kenaikan 24,77 persen ke level 2.670. Sebaliknya, PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) mencatat penurunan terdalam, sebesar 14,83 persen ke level 402.
Bursa Asia juga bergerak tidak seragam. Nikkei 225 terkoreksi 0,02 persen, sementara Hang Seng naik 1,78 persen dan SSE Composite menguat 0,05 persen. Perbedaan arah indeks regional itu memberi konteks bahwa pelemahan IHSG pada sesi tersebut tidak diikuti gerak yang sama pada seluruh bursa yang disebut dalam laporan.
Karhutla ganggu 1.673 penerbangan domestik
Gangguan operasional penerbangan berlangsung dalam rentang 11 Agustus hingga 9 Oktober 2026. Kemenhub mencatat 1.673 penerbangan berjadwal domestik terdampak karhutla. Dari jumlah itu, 907 penerbangan dibatalkan atau ditunda karena jarak pandang terbatas dan pertimbangan keselamatan operasi.
Catatan Kemenhub juga merinci jenis gangguan lain. Sebanyak 745 penerbangan mengalami keterlambatan, 15 penerbangan dialihkan atau divert, dan 6 penerbangan kembali ke bandara asal atau RTB. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa dampak karhutla tidak hanya berupa pembatalan, tetapi juga perubahan jadwal dan rute.
Wings Air mencatat jumlah pembatalan dan penundaan tertinggi, sebanyak 226 penerbangan. Super Air Jet menyusul dengan 158 penerbangan, sedangkan Citilink mencatat 115 penerbangan dalam kelompok pembatalan dan penundaan itu. Untuk keterlambatan, Citilink berada di urutan teratas dengan 357 penerbangan, diikuti NAM Air sebanyak 212 penerbangan.
Wilayah dengan gangguan paling signifikan mencakup sejumlah bandara utama di Kalimantan, termasuk Bandara Supadio Pontianak dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin. Dampak juga tercatat di beberapa titik di Sumatera dan Papua. Keterbatasan jarak pandang membuat keputusan operasional berhubungan langsung dengan keselamatan penerbangan, sekaligus berpotensi mengubah rencana perjalanan penumpang.
Bagi penumpang, gangguan itu berarti jadwal yang sudah direncanakan dapat berubah, penerbangan tertunda, atau perjalanan dibatalkan.
Kemenhub meminta maskapai memenuhi hak penumpang terdampak, termasuk kompensasi, penjadwalan ulang, dan pengembalian biaya tiket secara penuh atau full refund sesuai regulasi yang berlaku.
Pemenuhan hak tersebut menjadi perhatian berikutnya bagi maskapai selama dampak karhutla masih memengaruhi operasi penerbangan.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.