JAKARTA — Nikon mendiskualifikasi pemenang kompetisi video mikroskop Small World in Motion 2026 setelah menilai karyanya melanggar aturan terkait Nikon AI atau kecerdasan buatan generatif. Keputusan itu menyusul keluhan ilmuwan yang menilai video silia di saluran pernapasan tampak tidak autentik.
Peserta yang didiskualifikasi adalah Dr. Ning Xu dari Tsinghua University di China. Setelah peninjauan ulang, Nikon menetapkan Nguyen Nam Nhat dari Vietnam sebagai pemenang melalui video cacing gelang kecil organisme bersel tunggal.
Nikon AI dan aturan kontes yang dipersoalkan
Xu mengirimkan video pendek yang menampilkan silia—struktur kecil menyerupai rambut—bergerak di saluran pernapasan seorang anak dengan kondisi pernapasan PCD. Karya itu semula dinobatkan sebagai pemenang, tetapi sejumlah ilmuwan, termasuk mantan juri, kemudian menyampaikan keberatan kepada Nikon.
Mereka menilai video tersebut memperlihatkan kelainan struktural. Sejumlah pengamat juga menemukan sesuatu yang menyerupai watermark AI pada file sumber. Keberatan itu mendorong Nikon mengevaluasi ulang video dan materi pendukung yang diserahkan.
Xu mengakui menggunakan AI untuk membedakan dan memvisualisasikan fitur dalam gambar grayscale. Namun, ia meyakini penggunaannya masih mematuhi aturan kompetisi. Ia juga membantah memakai AI untuk menghasilkan film eksperimental, silia, atau gerakan silia yang terlihat dalam video.
Juru bicara Nikon Small World in Motion Remi Yuter mengatakan keputusan dibuat setelah materi ditinjau kembali dan dibahas bersama anggota panel juri.
“Setelah mengevaluasi ulang video dan materi pendukung secara menyeluruh serta berkonsultasi dengan anggota panel juri kami, Nikon telah menetapkan bahwa video pemenang tidak sesuai dengan peraturan kompetisi terkait AI,” kata Yuter, seperti dikutip Gizmodo pada Sabtu (10/10/2026).
Nikon menegaskan diskualifikasi itu bukan penilaian terhadap reputasi profesional Xu maupun kontribusi ilmiahnya. Pembedaan ini penting: keputusan kontes menyangkut kesesuaian sebuah karya dengan ketentuan lomba, bukan putusan atas seluruh rekam jejak peneliti.
Dampak kontroversi bagi ilmuwan dan pasien PCD
Perdebatan ini memperlihatkan sulitnya membedakan penggunaan AI sebagai alat bantu visualisasi dari pemakaian AI untuk mengubah atau menciptakan isi gambar ilmiah.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.