Kamis, 15 Oktober 2026 WIB
BREAKING
POLITIK PEMERINTAHAN

Said Aldi Wajibkan Kuota 30 Persen Perempuan dalam Diklat Kaderisasi

Said Aldi Wajibkan Kuota 30 Persen Perempuan dalam Diklat Kaderisasi
Said Aldi Wajibkan Kuota 30 Persen Perempuan dalam Diklat Kaderisasi

JAKARTA — Said Aldi Al Idrus mewajibkan seluruh Pengurus Daerah Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) mengikutsertakan minimal 30 persen kader perempuan dalam setiap pendidikan dan pelatihan (Diklat). Instruksi itu disampaikan saat Ketua Umum PP AMPG menerima pengurus AMPG Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Kebijakan ini menetapkan ruang partisipasi perempuan dalam agenda kaderisasi AMPG di seluruh Indonesia. Pengurus daerah diminta memasukkan keterlibatan kader perempuan ke dalam pelaksanaan Diklat, sementara pengurus pusat menyatakan siap mendukung program di daerah.

Kuota perempuan dalam Diklat AMPG

“Saya instruksikan kepada seluruh PD AMPG di Indonesia, setiap pelaksanaan Diklat harus mengikutsertakan minimal 30 persen kader perempuan. Kita ingin perempuan memiliki ruang yang lebih besar dalam proses kaderisasi dan kepemimpinan di AMPG,” kata Said Aldi, dikutip Kamis (15/10/2026).

Instruksi itu menempatkan keterwakilan perempuan sebagai bagian dari proses pembentukan kader, bukan sekadar unsur tambahan dalam kegiatan organisasi. AMPG menyebut langkah tersebut sebagai wujud komitmen untuk membangun organisasi kepemudaan yang inklusif dan mencetak calon pemimpin bagi Partai Golkar.

Bagi pengurus daerah, kuota itu membawa konsekuensi langsung pada penyusunan peserta Diklat. Mereka perlu memastikan kader perempuan mendapat tempat dalam setiap pelaksanaan, sembari menjaga agar proses pelatihan tetap berfokus pada peningkatan kemampuan peserta.

Namun, Said Aldi mengingatkan bahwa keberhasilan kaderisasi tidak cukup diukur dari jumlah peserta. Kualitas sumber daya manusia harus menjadi sasaran utama. Ia meminta Diklat membekali kader dengan wawasan, kemampuan organisasi, kepemimpinan, dan semangat pengabdian.

PP AMPG siap dukung pelaksanaan di daerah

“PP AMPG siap mendukung pelaksanaan Diklat di seluruh PD AMPG. Kita ingin Diklat ini benar-benar menjadi instrumen kaderisasi untuk mencetak kader muda yang memiliki kapasitas, loyalitas, integritas, dan kemampuan kepemimpinan,” ujar Said Aldi.

Pesan itu memberi dua fokus bagi pelaksanaan program: memperluas partisipasi perempuan dan menjaga mutu kaderisasi. Artinya, pemenuhan kuota perlu berjalan bersama rancangan pelatihan yang mendorong peserta mengembangkan kapasitas dan kemampuan memimpin.

Audiensi di Jakarta dihadiri Ketua dan Bendahara Umum PD AMPG Kalimantan Utara serta Ketua PD AMPG Kalimantan Timur. Said Aldi menerima rombongan dengan didampingi Sekretaris Jenderal PP AMPG Ubaidillah dan jajaran pengurus harian.

Dalam pertemuan itu, pengurus daerah memaparkan program dan rencana kaderisasi. Said Aldi menilai komunikasi langsung antara pengurus pusat dan daerah penting untuk menyelaraskan arah gerak organisasi, lalu mendorong agar komunikasi aktif tersebut terus dijaga.

Ia juga menegaskan bahwa Diklat harus menjadi proses pembentukan kader, bukan hanya kegiatan organisasi. “Diklat bukan sekadar kegiatan organisasi. Ini adalah proses membentuk kader. Karena itu, kita harus memastikan kader yang mengikuti Diklat memiliki wawasan, kemampuan organisasi, kepemimpinan, dan semangat pengabdian,” katanya.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda