JAKARTA — Teknologi OLED FLiPP dari LG Display menjanjikan layar lebih terang atau lebih awet dengan konsumsi daya lebih rendah, sementara produksi yang lebih efisien berpotensi menekan biaya. Perusahaan menargetkan tahap produksi massal dimulai sekitar akhir 2027, dengan monitor sebagai sasaran awal dan laptop juga masuk rencana.
Teknologi ini belum siap dipakai di produk konsumen. CTO LG Display Choi Young-seok menyebut FLiPP masih berada pada tahap awal pengembangan. Perusahaan perlu mengembangkan produk nyata sebelum beralih ke produksi massal.
Informasi mengenai rencana dan capaian teknologinya dilaporkan The Elec. Angka efisiensi yang disampaikan mengacu pada panel berukuran 23,5 inci, bukan seluruh jenis layar OLED.
Bagaimana OLED FLiPP mengubah proses produksi
FLiPP adalah singkatan dari FMM-Less Innovative Pixel Patterning. Bagian FMM merujuk pada fine metal mask, atau masker logam tipis yang lazim dipakai untuk menempatkan material pemancar cahaya organik secara presisi ketika OLED diproduksi.
Dalam proses FLiPP, LG Display tidak menggunakan masker itu. Material pemancar cahaya terlebih dahulu diletakkan di atas kaca, lalu diberi lapisan pelindung. Tahap fotolitografi dan etsa kemudian menghilangkan bagian material yang tidak diperlukan, sehingga pola piksel terbentuk.
Perubahan proses tersebut menjadi dasar klaim efisiensi LG Display. Menurut angka yang dilaporkan The Elec, tingkat pemanfaatan produksi naik dari 75 persen pada proses FMM konvensional menjadi lebih dari 93 persen dengan FLiPP.
Pemanfaatan material pemancar organik juga meningkat dari 40 persen menjadi 74 persen. Rasio bukaan piksel—bagian area piksel yang memancarkan cahaya—mencapai 65 persen.
Angka-angka itu penting bagi pembeli karena proses produksi yang lebih efisien berpotensi mengurangi biaya pembuatan panel. Namun, efisiensi di pabrik tidak otomatis membuat harga perangkat langsung turun. LG Display belum memberikan rincian harga atau produk yang akan memakai teknologi tersebut.
Panel dapat lebih terang atau lebih hemat daya
Menurut bahan yang disampaikan LG Display, area pemancar cahaya pada panel FLiPP dapat meningkatkan luminans hingga 1,6 kali, memperpanjang daya tahan hingga 2,4 kali, atau mengurangi konsumsi daya sebesar 13 persen. Peningkatan itu bukan berarti seluruh manfaat terjadi sekaligus pada satu panel.
Produsen perangkat dapat memilih prioritas sesuai kebutuhan. Layar yang lebih terang bisa menarik untuk monitor, sedangkan konsumsi daya lebih rendah dapat menjadi pertimbangan bagi laptop. Panel yang lebih tahan lama juga berpotensi membantu perangkat mempertahankan kualitas layarnya lebih lama.
Bagi pasar, dampaknya masih berupa peluang, bukan perubahan yang sudah bisa dirasakan konsumen. Jika efisiensi produksi berujung pada biaya panel yang lebih rendah, produsen perangkat mungkin memiliki ruang untuk menawarkan OLED pada lebih banyak produk. Namun, bahan sumber belum menyebut harga, merek laptop, atau model monitor tertentu.
Televisi belum menjadi sasaran awal. LG Display diperkirakan memusatkan tahap produksi pertama pada monitor, yang ukuran panelnya lebih kecil. Karena itu, pembeli yang menunggu teknologi ini menekan harga televisi OLED belum mendapat kepastian bahwa manfaat tersebut akan segera hadir di kategori TV.
Produksi massal ditargetkan akhir 2027
Pengembangan FLiPP berlangsung melalui beberapa tahap. Setelah tahap awal yang sedang berjalan, LG Display akan mengembangkan produk nyata sebelum memasuki tahap ketiga, yakni produksi massal.
Perusahaan menargetkan tahap produksi massal itu tercapai pada akhir 2027. Jika jadwal tersebut terpenuhi, produk pertama berpotensi muncul di CES 2028. Itu masih perkiraan waktu kemunculan, bukan pengumuman peluncuran produk tertentu.
Cho Heung-ryeol, kepala Divisi Layar Generasi Berikutnya LG Display, mengatakan perusahaan sedang mengevaluasi lini produksi LCD dan WOLED yang sudah ada. Evaluasi itu menentukan apakah fasilitas lama bisa digunakan kembali tanpa perubahan besar atau perusahaan perlu membeli fasilitas baru.
Menggunakan lini produksi yang tersedia menjadi opsi yang lebih disukai. Apa pun hasil evaluasinya, LG Display tetap merencanakan produksi dimulai sekitar satu tahun lagi, menurut laporan yang menjadi sumber berita ini.
Untuk saat ini, konsumen masih perlu menunggu perkembangan tahap produk dan keputusan fasilitas. Langkah berikutnya adalah melihat apakah LG Display dapat mempertahankan jadwal menuju produksi massal, lalu membawa panel FLiPP dari tahap pengembangan ke monitor dan laptop yang benar-benar dijual.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.