JAKARTA — Perubahan arah Ryan Dahl bisa memengaruhi cara pengembang menjalankan aplikasi di server. Pencipta Node.js itu meninggalkan pengembangan Deno dan bergabung dengan Cloudflare untuk mengembangkan platform Workers agar dapat digunakan secara lebih terbuka.
Cloudflare mengumumkan pembelian perusahaan Deno pekan lalu. Perusahaan itu akan tetap memberi perbaikan bug dan patch keamanan untuk runtime Deno selama satu tahun, sembari Dahl mencari pengelola baru bagi proyek sumber terbuka tersebut. Tim Dahl akan menggabungkan teknologi celld dengan workerd, runtime Workers milik Cloudflare.
Dalam wawancara dengan The Register, Dahl menyampaikan pandangannya secara blak-blakan: “I am now of the opinion that if you’re choosing Node.js for building servers, you’re doing it wrong.” Ia menilai pendekatan berbasis Workers menawarkan cara berbeda dari server yang berjalan di lapisan mesin virtual Linux.
Fokus Ryan Dahl bergeser dari Deno
Kesepakatan Cloudflare dengan perusahaan Deno pada dasarnya membawa Dahl dan 12 koleganya ke dalam tim yang mengembangkan Workers. Cloudflare ingin memperluas platform itu agar berpotensi digunakan sebagai proyek sumber terbuka yang dapat dijalankan secara mandiri, bukan hanya bergantung pada infrastrukturnya sendiri.
Deno, runtime JavaScript sisi server yang dibuat Dahl, lahir sebagai upaya memperbaiki hal-hal yang menurutnya keliru dalam Node.js. Dahl memperkenalkan proyek itu pada 2018. Deno menawarkan sejumlah fitur bawaan, termasuk fetch, model izin, dan dukungan TypeScript langsung.
Namun, upaya membangun alternatif Node.js menghadapi tantangan adopsi. “What we found over years of working on Deno is that you can’t really deviate from Node.js very much,” kata Dahl kepada The Register. Ia menjelaskan timnya akhirnya harus membuat Deno semakin kompatibel dengan Node.js, sehingga perbedaannya sebagai runtime alternatif makin terbatas.
Deno mendapat dukungan pendanaan Sequoia sebesar $21 million pada 2022. Pada Agustus, proyek itu tercatat memiliki 400,000 pengguna bulanan. Meski begitu, bahan sumber menyebut ekosistem Node.js tetap menjadi hambatan bagi Deno untuk berkembang sebagai pilihan yang benar-benar terpisah.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.