Sabtu, 17 Oktober 2026 WIB
BREAKING
LIFESTYLE

Usir Ketombe dengan 3 Cara Alami Ini

Usir ketombe dengan pasta daun nimba untuk kulit kepala
Pasta daun nimba disebut sebagai salah satu cara alami untuk membantu mengatasi ketombe. (Ilustrasi: AI)

Ketombe yang terus terasa gatal bisa mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi mencoba bahan rumahan tanpa petunjuk pemakaian yang jelas juga berisiko membuat kulit kepala makin tidak nyaman. JPNN.com, mengutip artikel Genpi.co, menyebut tiga cara alami yang dapat dicoba untuk membantu mengatasi ketombe, meski informasi yang tersedia belum menjelaskan manfaat dan keamanan setiap cara secara rinci.

Salah satu cara yang dipaparkan ialah menggunakan pasta daun nimba. Dua cara lain yang disebut adalah lulur soda kue dan pemanfaatan bahan alami lain, tetapi bahan yang tersedia tidak merinci langkahnya. Karena itu, pembaca perlu membedakan resep yang memiliki petunjuk pemakaian dari klaim yang belum disertai panduan cukup.

Pasta daun nimba dengan langkah pemakaian sederhana

Untuk membuat pasta daun nimba, rebus beberapa lembar daun, lalu haluskan hingga teksturnya menyerupai pasta. Oleskan pada kulit kepala secara merata dan biarkan selama 30 menit. Setelah itu, bilas dengan air bersih.

Genpi.co menyebut daun nimba memiliki sifat antijamur dan antibakteri. Namun, bahan yang dirujuk JPNN.com tidak menyertakan penelitian atau keterangan tenaga medis untuk mendukung klaim tersebut. Informasi itu sebaiknya dipahami sebagai klaim dalam artikel sumber, bukan kepastian bahwa nimba dapat menyembuhkan ketombe.

Petunjuknya juga belum lengkap. Tidak ada keterangan berapa kali pasta perlu digunakan, berapa lama pemakaian dapat diteruskan, atau apakah ada kondisi tertentu yang membuat bahan ini sebaiknya dihindari. Bila kulit kepala terasa perih, memerah, atau semakin gatal setelah pemakaian, hentikan penggunaan.

Ketombe bisa disertai gatal yang mengusik. Menggaruk berulang kali tidak menyelesaikan penyebabnya dan dapat menambah iritasi. Saat mencoba perawatan rumahan, oleskan dengan lembut dan perhatikan reaksi kulit, bukan sekadar mengejar hasil cepat.

Soda kue belum disertai takaran

JPNN.com juga mengutip lulur soda kue sebagai salah satu pilihan alami. Namun, bahan sumber tidak menjelaskan berapa banyak soda kue yang digunakan, bagaimana cara mengoleskannya, berapa lama bahan itu dibiarkan, atau seberapa sering pemakaian dapat diulang.

Kekosongan petunjuk tersebut membuat saran itu belum cukup untuk dijadikan resep perawatan. Penggunaan bahan pada kulit kepala memerlukan informasi yang jelas, termasuk takaran dan cara membilasnya. Tanpa rincian itu, pembaca sulit menilai apakah cara tersebut sesuai dengan kondisi kulitnya.

Artikel yang dirujuk menyebut perawatan alami sebagai alternatif di tengah banyaknya produk perawatan rambut. Namun, klaim bahwa hasilnya cepat dan tidak menimbulkan efek samping tidak disertai data pendukung dalam bahan yang tersedia. Bahan alami pun tidak otomatis aman bagi semua orang.

Respons kulit kepala bisa berbeda-beda. Orang yang memiliki kulit sensitif atau pernah mengalami iritasi perlu lebih berhati-hati sebelum mengoleskan bahan baru. Jangan mencampur beberapa bahan sekaligus, sebab jika muncul reaksi, penyebabnya akan lebih sulit dikenali.

Perbedaan informasi antara daun nimba dan soda kue juga penting bagi orang yang mencari solusi rumahan. Resep nimba setidaknya mencantumkan waktu penggunaan dan langkah membilas, sedangkan anjuran soda kue belum memiliki rincian serupa. Meski begitu, petunjuk yang lebih lengkap tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa suatu bahan efektif atau cocok untuk setiap kulit kepala.

JPNN.com menyampaikan kedua cara itu dengan merujuk pada Genpi.co. Bahan yang tersedia tidak memberikan panduan medis khusus untuk ketombe yang menetap atau semakin parah. Jika keluhan terus mengganggu, kulit kepala mengalami iritasi, atau kondisinya memburuk, mintalah penilaian tenaga kesehatan sebelum melanjutkan perawatan rumahan.

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kalender Jawa Hari Ini 17 Oktober 2026: Weton, Pasaran, Neptu & Karakter Karir