Senin, 19 Oktober 2026 WIB
BREAKING
EKONOMI

Analisis Saham ISAT: Melemah 14.81%, RSI Jenuh Jual

Market analysis illustration — bearish 6
Market analysis illustration — bearish 6. (Ilustrasi: AI)

Volume mencapai 94.265.800 saham, sekitar 2,1 kali rata-rata 20 hari sebesar 44.318.625 saham. Lonjakan transaksi yang menyertai penurunan tajam mengonfirmasi besarnya partisipasi dalam tekanan jual. OBV yang turun sejalan dengan harga, sehingga belum ada petunjuk bahwa akumulasi telah mengambil alih.

ATR(14) sebesar Rp107,14, setara 6,1% dari harga, menandakan ayunan harian dapat lebar. Penurunan sehari 14,81% tercatat sekitar 2,4 kali ATR. Dalam kondisi seperti ini, risiko perubahan harga dalam waktu singkat meningkat; level teknikal perlu dibaca bersama volatilitas, bukan sebagai batas yang pasti menahan pergerakan.

Level penting dan skenario

Rp1.755 menjadi support terdekat dalam data, sekaligus titik terendah rentang 20 hari dan tiga bulan. Karena harga ditutup tepat di level itu, area tersebut sedang diuji, bukan sudah terbukti bertahan. Jika harga menembus ke bawah Rp1.755, struktur pelemahan berisiko berlanjut tanpa support lebih rendah yang tercantum dalam data.

Di sisi atas, Rp1.902—batas bawah Bollinger—menjadi rintangan awal untuk pemulihan. Setelah itu, SMA20 di Rp2.207,75 dan resistance 20 hari di Rp2.420 menjadi level yang lebih berat. Harga perlu merebut kembali area-area tersebut agar pantulan memperoleh konfirmasi lebih kuat; selama masih tertahan di bawahnya, kenaikan berisiko hanya menjadi jeda dalam tren turun.

Verdict Teknikal: TAHAN

Verdict teknikal untuk ISAT adalah TAHAN (wait & see), karena sinyalnya campuran: harga dan SMA menunjukkan tren turun, MACD serta OBV masih negatif, tetapi RSI dan Stochastic sudah oversold. Lonjakan volume menguatkan bukti tekanan jual, sementara kondisi jenuh jual membuka kemungkinan pantulan tanpa memastikan pembalikan.

– Entry Price: area Rp1.755–Rp1.902, dengan catatan support Rp1.755 perlu bertahan dan harga menunjukkan pemulihan menuju batas bawah Bollinger.
– Exit/Target Price: Rp2.207,75 sebagai sasaran awal berdasarkan SMA20; resistance 20 hari Rp2.420 menjadi batas berikutnya.
– Stop Loss: di bawah Rp1.755, yaitu level support yang tercantum dan sedang diuji.
– Syarat pembatal: skenario stabilisasi batal jika harga menembus ke bawah Rp1.755.

Bagi pembaca non-trader, artinya ISAT masih berisiko turun dan sinyal pantulan belum cukup kuat untuk memastikan harga sudah pulih.

Indikator Data per 16 Oktober 2026
Harga terakhir Rp1.755,00; turun 14,81% dalam sehari
SMA20 / SMA50 Rp2.207,75 / Rp2.337,10; harga di bawah keduanya
RSI(14) 21,6 — oversold
Stochastic %K / %D 0,0 / 14,9 — oversold
MACD / signal / histogram -99,736 / -61,309 / -38,427
Bollinger %B / lebar pita -24% / 27,7% — pita melebar
ATR(14) Rp107,14 atau 6,1% dari harga
Volume / rata-rata 20 hari 94.265.800 / 44.318.625 saham
Support / resistance 20 hari Rp1.755 / Rp2.420

Data Ringkas ISAT

Harga terakhir 1.755,00 IDR
Perubahan 1 hari / 5 hari / 1 bulan -14,81% / -17,22% / -25,95%
Tren / MA-cross downtrend / none
SMA20 / SMA50 2.207,75 / 2.337,10
RSI (14) / Stochastic %K 21,6 / 0,0
Bollinger %B / ATR -24% / 107,14
Support / Resistance 20 hari 1.755,00 / 2.420,00
Data per 16 Oktober 2026 16:13 WIB

Disclaimer: Analisa teknikal ini disusun otomatis dari data bursa (via Yahoo Finance) dan indikator yang dihitung JournalArta, untuk informasi dan edukasi. Verdict serta level entry, target, dan stop loss bukan saran investasi atau ajakan membeli/menjual efek. Keputusan dan risiko investasi sepenuhnya ada pada pembaca.

Halaman:12Semua Halaman

(AG)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Link DANA Kaget Hari Ini 10 Agustus 2026: Klaim Saldo DANA Gratis Langsung Cair