Rabu, 21 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Claude Opus 5.5 Lebih Mirip Tulisan Manusia, Studi Graphite

Claude Opus 5.5 Lebih Mirip Tulisan Manusia, Studi Graphite
Claude Opus 5.5 Lebih Mirip Tulisan Manusia, Studi Graphite

Opus 5.5 menggunakan 0,015 em dash per 1.000 kata. Pada Opus 5, pemakaiannya mencapai 2,92 kali per 1.000 kata, sehingga angka model terbaru itu turun sekitar 99 persen dibandingkan pendahulunya.

Dalam sampel studi yang sama, Opus 5.5 bahkan memakai em dash lebih jarang daripada penulis manusia. Pola serupa tampak pada GPT-6 Astra. Artinya, tanda baca yang sebelumnya dianggap sebagai petunjuk AI kini justru lebih sering muncul dalam tulisan manusia pada data yang diteliti.

Bagi pembaca dan penerbit, temuan ini mengingatkan bahwa ciri mekanis seperti tanda baca tidak bisa menjadi satu-satunya dasar untuk menilai asal sebuah tulisan. Model dapat mengubah kebiasaan tertentu, sementara penulis manusia juga memakai pilihan bahasa yang beragam. Penilaian perlu melihat keseluruhan teks, bukan hanya satu tanda atau ungkapan.

Gaya berbunga-bunga ikut berubah

Graphite juga mencatat penurunan skor “mannered prose” pada Opus 5.5. Istilah itu merujuk pada gaya yang lebih mengandalkan kiasan daripada menyampaikan maksud secara langsung.

Contohnya, kalimat “mentari pagi menyapa dengan hangat” terdengar lebih berbunga-bunga daripada “pagi itu cerah”. Maknanya berdekatan, tetapi kalimat kedua lebih segera menyampaikan informasi. Menurut uraian dalam bahan studi, gaya semacam ini dapat membuat tulisan terasa dibuat-buat atau kurang langsung.

Perubahan itu relevan bagi kerja editorial dan pemasaran yang memakai model AI untuk menghasilkan draf. Tulisan yang lebih menyerupai pola manusia dapat terasa lebih luwes, tetapi kelancaran gaya tidak otomatis menjamin ketepatan isi. Pemeriksaan fakta dan penyuntingan tetap dibutuhkan, sementara ukuran Graphite hanya menjelaskan perbedaan pola bahasa dalam sampel yang mereka uji.

Studi Graphite berfokus pada pilihan kata, pola kalimat, tanda baca, dan gaya prosa. Bahan yang tersedia tidak menjelaskan bahwa pengukuran tersebut menilai kebenaran informasi atau mutu tulisan secara menyeluruh. Karena itu, hasilnya lebih tepat dibaca sebagai perbandingan gaya, bukan penentu tunggal kualitas sebuah model.

Graphite memperbarui kajian “AI Tells” dengan memasukkan Opus 5.5 sebagai model terbaru andalan Anthropic. Perbandingan berikutnya akan menunjukkan apakah perubahan gaya ini bertahan ketika model dan sampel tulisan baru masuk dalam pengukuran.

Halaman:12Semua Halaman

(PE)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 21 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis