Perbedaan tulisan manusia dan keluaran AI kini makin sulit dikenali dari beberapa ciri yang sebelumnya dianggap khas. Studi Graphite menyebut Claude Opus 5.5 lebih mendekati gaya penulisan manusia dibandingkan model Anthropic sebelumnya.
Dalam kajian yang membandingkan tulisan dari sepuluh model AI dengan artikel manusia pada 9.974 topik identik, Opus 5.5 mencatat skor perbedaan pola kata 0,052. Angka itu turun 19 persen dari skor Opus 5, yakni 0,064, menurut studi yang diperbarui Graphite.
Skor Claude Opus 5.5 turun dalam studi Graphite
Graphite, agensi pemasaran digital yang melakukan penelitian tersebut, mengukur seberapa jauh pilihan kata sebuah model berbeda dari tulisan manusia. Semakin kecil skornya, semakin dekat pola kata model itu dengan pola penulisan manusia dalam sampel penelitian.
Hasil itu memberi gambaran yang lebih terukur daripada sekadar menilai apakah sebuah tulisan terdengar alami. Namun, skor yang lebih rendah bukan berarti model tersebut sepenuhnya menulis seperti manusia atau tidak lagi meninggalkan ciri khas AI.
Graphite masih menemukan 2.548 kata, frasa, dan pola kalimat yang muncul setidaknya dua kali lebih sering dalam artikel Opus 5.5 dibandingkan artikel manusia. Jadi, model terbaru Anthropic itu menunjukkan perbaikan pada ukuran tertentu, tetapi jejak kebiasaan bahasanya belum hilang.
Perbandingan dengan model OpenAI juga menunjukkan hasil yang tidak bergerak ke satu arah. GPT-6 Astra meraih skor 0,109, naik dari 0,101 milik GPT-5.6 Sol. Dalam pengukuran Graphite, skor lebih tinggi berarti pilihan kata model itu lebih berbeda dari pola manusia.
CEO Graphite Ethan Smith menilai perubahan antarmodel tidak selalu berarti kemajuan yang berlangsung lurus. “Menurut saya, yang kita lihat di sini bukan kemajuan yang terus-menerus menjadi lebih baik atau lebih buruk. Hanya berbeda saja, dan masing-masing berbeda, yang cukup mengejutkan,” kata Smith.
Em dash tak lagi jadi ciri kuat tulisan AI
Salah satu perubahan yang paling terlihat ada pada penggunaan em dash, tanda pisah panjang yang kerap menyisipkan keterangan di tengah kalimat. Tanda baca ini selama ini sering dipakai sebagai petunjuk untuk mengenali tulisan AI, meski satu ciri saja tidak cukup untuk memastikan siapa yang menulis sebuah teks.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.