Kamis, 22 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Bukan Sekadar Membuat Bangunan, AI di Minecraft Bisa Membantu Pemain Merancang Kota Lebih Mudah

Bukan Sekadar Membuat Bangunan, AI di Minecraft Bisa Membantu Pemain Merancang
Bukan Sekadar Membuat Bangunan, AI di Minecraft Bisa Membantu Pemain Merancang

JAKARTA — AI di Minecraft mulai membuka cara baru untuk menyusun kota virtual. Pemain dapat memanfaatkan algoritma dan agen AI untuk merencanakan jalan, menempatkan bangunan, serta mengotomatisasi sebagian pekerjaan yang biasanya dilakukan satu per satu.

Namun, teknologi itu belum menjadi fitur pembangun kota bawaan di semua versi Minecraft. Pendekatan yang dibahas dalam penelitian menggunakan pemrograman dan alat bantu eksternal, sehingga pemain tetap perlu menyiapkan atau mengakses sistem pendukungnya.

AI di Minecraft membantu menyusun tata kota

Membangun kawasan besar di Minecraft bukan hanya perkara mengumpulkan balok. Sebelum mulai membangun, pemain perlu menentukan letak jalan utama, area hunian, bangunan komersial, taman, dan fasilitas umum. Tanpa rencana, kota dapat terasa tidak teratur meski setiap bangunan dibuat dengan teliti.

Penelitian berjudul Generating Redstone Style Cities in Minecraft membahas metode untuk menghasilkan kota secara prosedural. Riset tersebut dipublikasikan di arXiv dan dikutip VIVA pada Kamis (22/10/2026).

Proses yang dibahas mencakup pembersihan vegetasi, penyesuaian medan, penempatan bangunan, perencanaan jalan, pemasangan lampu jalan, serta pembangunan dinding. Dengan bantuan algoritma, sejumlah tahapan dapat dirancang sebagai rangkaian proses, bukan dikerjakan dengan menempatkan setiap blok secara manual.

Perbedaannya terasa pada skala proyek. Ketika pemain ingin membuat satu bangunan, pekerjaan manual masih mudah dikelola. Tetapi saat rancangan mencakup jalan dan banyak kawasan, perencanaan awal dapat membantu menjaga keteraturan dan hubungan antarruang.

Generator prosedural berbeda dari AI generatif

Istilah AI sering digunakan untuk beragam teknologi. Dalam konteks pembangunan kota Minecraft, generator prosedural dan AI generatif tidak selalu merujuk pada hal yang sama. Generator prosedural mengikuti aturan atau algoritma untuk membentuk hasil, sedangkan penelitian lain menguji agen AI yang menyusun rencana berdasarkan instruksi manusia.

Pembedaan ini penting bagi pemain yang berharap cukup mengetik permintaan lalu memperoleh kota lengkap. Bahan yang tersedia tidak menyebut bahwa penelitian tersebut menghadirkan fitur siap pakai untuk seluruh pemain atau bahwa sistemnya otomatis membangun kota hanya dari satu perintah.

Dalam riset prosedural, algoritma dapat membantu mengatur tahapan pembangunan. Pemain masih dapat menentukan karakter kota, seperti kawasan modern, kota abad pertengahan, atau permukiman futuristis. Otomatisasi membantu pekerjaan berulang, tetapi pilihan kreatif tetap menjadi bagian dari rancangan.

Dampaknya bagi pemain ada pada waktu dan konsistensi. Perencanaan yang lebih terstruktur dapat mengurangi pekerjaan ulang ketika jalan, medan, atau posisi bangunan tidak cocok. Hasilnya juga berpotensi membuat kota lebih mudah dikembangkan, tanpa menghilangkan keputusan pemain tentang tema dan fungsi tiap kawasan.

MineAnyBuild menguji kemampuan agen AI

Arah penelitian lain terlihat pada MineAnyBuild, yang dipresentasikan di konferensi NeurIPS 2025. Riset ini mengembangkan tolok ukur untuk menguji kemampuan agen AI dalam menyusun rencana pembangunan arsitektur di lingkungan Minecraft berdasarkan instruksi manusia.

Tolok ukur itu berfokus pada kemampuan merencanakan, bukan sekadar menghasilkan tampilan akhir. Dalam pembangunan digital, rencana perlu menerjemahkan instruksi menjadi susunan pekerjaan yang masuk akal. Untuk sebuah kota, kebutuhan tersebut dapat mencakup hubungan antara jalan, bangunan, dan ruang terbuka.

Bagi komunitas Minecraft, pengembangan seperti ini memberi gambaran tentang penggunaan AI yang lebih luas daripada membuat satu bangunan. Bantuan perencanaan dapat berguna ketika proyek bertambah besar, sementara pekerjaan rutin berpotensi ditangani algoritma. Namun, bahan sumber tidak merinci ketersediaan MineAnyBuild sebagai alat yang dapat langsung digunakan pemain.

Karena itu, pemain sebaiknya membedakan hasil penelitian dari fitur resmi dalam permainan. Riset menunjukkan kemungkinan dan metode yang sedang dikembangkan; bukan jaminan bahwa semua pemain kini memiliki akses ke pembangun kota otomatis. Perkembangan berikutnya akan bergantung pada bagaimana pendekatan algoritma dan agen AI diterapkan menjadi alat yang benar-benar bisa dipakai di Minecraft.

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 22 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis