JAKARTA — Geely EX2 milik seorang konsumen dilaporkan tak bisa mengisi daya setelah enam hari digunakan, membuat mobil listrik itu harus diderek ke bengkel resmi. Keluhan yang dibagikan pemilik melalui akun Threads @heryxxx ini menjadi perhatian bagi calon pembeli yang mengandalkan kendaraan listrik untuk kebutuhan keluarga.
Pemilik mengaku menerima mobil pada Senin, 5 Oktober 2026. Masalah pengisian mulai terasa tiga hari kemudian, saat ia mencoba mengisi baterai di SPKLU iGreen. Setelah beberapa upaya di lokasi berbeda dan memakai pengisi daya di rumah juga gagal, mobil dibawa ke dealer untuk diperiksa.
Kisah ini disampaikan melalui unggahan pemilik yang dikutip VIVA pada Kamis (22/10/2026). Menurut ceritanya, diagnosis awal dari bengkel menyebut port charger perlu diganti.
Geely EX2 mulai bermasalah saat pengisian pertama
Pemilik mengatakan ia membeli Geely EX2 varian tertinggi untuk digunakan sebagai mobil keluarga dalam jangka panjang. Ia memilih kendaraan itu setelah melakukan riset dan mempertimbangkan efisiensi serta kenyamanan mobil listrik.
Surat pemesanan kendaraan dibuat pada 5 September 2026. Setelah membayar tanda jadi dan uang muka sekitar Rp128 juta, ia sempat mengubah pilihan warna karena unit yang diinginkan telah diambil konsumen lain. Setelah menyepakati warna yang tersedia, mobil akhirnya diterima pada 5 Oktober.
Awalnya, pemilik merasa tidak ada masalah berarti ketika menggunakan mobil. Keluhan muncul pada 8 Oktober, saat ia mengisi daya untuk pertama kalinya di SPKLU iGreen dengan voucher dari tenaga penjual.
Baterai diisi dari kapasitas 30 persen hingga 85 persen. Namun, prosesnya berlangsung lebih dari satu jam. Durasi itu membuat pemilik merasa ada sesuatu yang tidak beres, meski mobil masih bisa menerima daya saat pengisian pertama.
Pengisian berikutnya pada 11 Oktober memberi petunjuk yang lebih jelas. Dengan kapasitas baterai sekitar 30 persen, daya tidak bertambah walau mobil sudah tersambung ke pengisi daya.
Percobaan di lokasi lain belum mengatasi masalah
Pemilik awalnya menduga kendala berasal dari perangkat SPKLU. Ia lalu mencoba mengisi daya di beberapa lokasi berbeda. Hasilnya tetap sama: baterai tidak terisi.
Mobil kemudian dibawa pulang dengan sisa daya 12 persen. Pemilik juga mencoba portable charger di rumah, tetapi kapasitas baterai tidak naik. Pengisian kembali keesokan harinya pun tidak berhasil.
Situasi ini membuat mobil listrik tersebut sulit digunakan seperti biasa. Saat daya tidak bertambah, pemilik harus membatasi perjalanan dan mencari bantuan sebelum baterai makin berkurang. Bagi konsumen, keluhan ini menunjukkan pentingnya kepastian layanan darurat dan pemeriksaan ketika masalah pengisian muncul, bukan sekadar mencoba berpindah-pindah titik pengisian.
Tetap perlu dicatat, informasi yang tersedia berasal dari pengalaman satu pemilik yang dibagikan di media sosial dan dikutip VIVA. Belum ada keterangan dalam bahan sumber mengenai penyebab teknis final atau apakah temuan yang sama terjadi pada unit Geely EX2 lainnya.
Port charger disebut perlu diganti
Setelah menghubungi tenaga penjual, pemilik diarahkan untuk menghubungi layanan emergency road assistance (ERA). Pada 12 Oktober 2026, mobil diderek ke bengkel dealer untuk menjalani pemeriksaan.
Dua hari kemudian, pada 14 Oktober, diagnosis awal menyebut port charger perlu diganti. Pihak purnajual dealer disebut berupaya mengambil suku cadang langsung dari pusat agar perbaikan bisa dipercepat.
Penggantian port charger menjadi langkah yang disebut bengkel setelah mobil gagal mengisi daya di beberapa tempat, termasuk di rumah. Namun, bahan sumber belum menjelaskan hasil perbaikan, kapan kendaraan akan kembali kepada pemilik, atau apakah penggantian komponen tersebut telah menyelesaikan masalah.
Bagi calon pengguna mobil listrik, pengalaman ini juga menyoroti peran jaringan purnajual ketika kendaraan mengalami gangguan pada sistem pengisian. Pemeriksaan bengkel, ketersediaan suku cadang, dan bantuan derek menjadi bagian penting dari pengalaman kepemilikan—terutama ketika mobil tidak dapat menerima daya dari pengisi publik maupun perangkat rumahan.
Pemilik memilih Geely EX2 setelah mempertimbangkan efisiensi dan kenyamanan untuk penggunaan keluarga. Kini, kelanjutan yang ditunggu adalah hasil penggantian port charger dan penjelasan apakah mobil sudah kembali bisa diisi secara normal.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.