Minggu, 25 Oktober 2026 WIB
BREAKING
TEKNOLOGI

Bill Gates Ingatkan AI Picu Pergolakan Terbesar dalam Sejarah Manusia

Bill Gates Ingatkan AI Picu Pergolakan Terbesar dalam Sejarah Manusia
Bill Gates Ingatkan AI Picu Pergolakan Terbesar dalam Sejarah Manusia Foto: Viva

Gates menyebut pengasuhan anak, penyiapan makanan, seni, dan olahraga sebagai bidang yang peran manusianya perlu dipertahankan. Pilihan itu menyentuh kehidupan sehari-hari: teknologi dapat membantu suatu proses, tetapi masyarakat masih harus menentukan apakah efisiensi saja cukup untuk menggantikan hubungan, keterampilan, atau pengalaman manusia.

Di sinilah dampaknya terasa bagi masyarakat Indonesia. Perubahan menuju ekonomi berbasis AI berpotensi memengaruhi cara orang bekerja dan layanan yang mereka gunakan, tetapi bahan yang tersedia tidak menyebut sektor Indonesia tertentu, kebijakan nasional, atau ukuran dampak lokal.

Karena itu, peringatan Gates lebih tepat dibaca sebagai ajakan mempersiapkan diri menghadapi perubahan, bukan ramalan pasti tentang pekerjaan yang akan lenyap di Indonesia.

Ia juga mengingatkan bahwa skenario terbaik sekalipun tidak otomatis membuat prosesnya tenang. Pengelolaan teknologi dapat memengaruhi arah perubahan, tetapi tidak menghapus kemungkinan adanya pihak yang tertinggal ketika manfaat dan gangguan tersebar tidak merata.

Keputusan manusia ikut menentukan arah transisi

Dalam wawancara itu, Gates mengatakan masa depan AI tidak sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan mesin. Keputusan manusia tentang bagaimana teknologi dikembangkan dan kapan lajunya perlu dibatasi ikut membentuk panjang serta dampak masa peralihan.

Ia menggambarkan kemungkinan perubahan besar dalam sejarah manusia, sekaligus menekankan alasan masyarakat perlu membicarakan risikonya lebih awal.

“Saya sebenarnya tidak ingin menyampaikan kabar yang mengkhawatirkan seperti ini, tetapi jauh lebih buruk jika kita tidak memberi tahu orang lain bahwa hal ini akan terjadi. Sebagai manusia, kita memiliki pilihan untuk menentukan bagaimana kita akan membentuk masa depan ini,” ujarnya.

Peringatan itu tidak menetapkan solusi tunggal. Namun, ia menggeser pembicaraan dari sekadar kemampuan AI menuju pilihan tentang manfaat yang ingin dipertahankan, pekerjaan yang perlu beradaptasi, dan kegiatan yang sebaiknya tetap melibatkan manusia. Tahap berikutnya akan bergantung pada kemajuan teknologi serta keputusan masyarakat dan pihak yang mengembangkannya.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Kode Redeem FC Mobile Terbaru Hari Ini 24 Oktober 2026: Klaim Pack & Coins Gratis