NEW YORK CITY — The Backbone akan membawa pemirsa masuk ke perusahaan-perusahaan yang membangun dan menopang pusat data di Amerika Serikat. New to The Street mengumumkan serial bulanan itu pada 24 Oktober 2026, dengan penayangan perdana dijadwalkan pada Januari 2027.
Setiap perusahaan terpilih akan mendapat rangkaian tiga bagian, termasuk kunjungan langsung ke fasilitasnya. Program itu juga akan tayang sebagai konten bersponsor di Bloomberg Television dan didistribusikan melalui kanal YouTube serta media sosial New to The Street.
The Backbone menyoroti industri di balik pusat data
Pusat data mengolah berbagai layanan yang dipakai sehari-hari, mulai dari streaming film dan pembayaran digital hingga layanan kesehatan jarak jauh serta permintaan kepada kecerdasan buatan. Namun, operasionalnya bergantung pada banyak perusahaan yang bekerja di belakang layar.
New to The Street menyebut cakupan serial ini meliputi pengembang pusat data, produsen energi, spesialis pendinginan dan kelistrikan, perusahaan konstruksi, serta pemasok teknologi. Produksi akan dimulai dengan pengambilan gambar di fasilitas perusahaan yang ditampilkan.
Vince Caruso, salah satu pendiri sekaligus CEO New to The Street, mengatakan pusat data telah menjadi cerita investasi penting, tetapi masih kurang dipahami. Ia menyebut program tersebut akan memperlihatkan perusahaan yang menyediakan energi, pendinginan, konstruksi, dan konektivitas untuk pembangunan pusat data.
Sudut ini penting karena pusat data bukan sekadar gedung berisi server. Ketersediaan listrik, sistem pendingin, jaringan, dan pekerjaan konstruksi ikut menentukan apakah fasilitas dapat mendukung layanan digital. Dengan membawa kamera ke lokasi perusahaan, serial tersebut berupaya memperlihatkan bagian industri yang biasanya tidak terlihat oleh pengguna layanan.
Distribusi mencakup Bloomberg Television dan YouTube
Menurut pengumuman New to The Street yang disebarkan melalui Access Newswire, tiap perusahaan akan memperoleh produksi tiga bagian dan kunjungan kru ke fasilitasnya. Program juga direncanakan menjangkau pemirsa Bloomberg Television di empat benua, dari kawasan Amerika hingga Timur Tengah dan Asia Tenggara.
Distribusi digital mencakup kanal YouTube New to The Street dan NewsOut, disertai kampanye media sosial yang menggunakan klip pendek. Pengumuman itu juga menyebut paparan melalui papan iklan di Times Square sebagai bagian dari jangkauan platform perusahaan.
Format tersebut menggabungkan kunjungan lapangan dengan distribusi televisi dan kanal daring. Bagi perusahaan yang ditampilkan, itu berarti cerita tentang fasilitas dan operasional mereka akan disajikan sebagai program bersponsor, bukan sekadar liputan berita independen.
New to The Street menyebut dirinya sebagai platform media keuangan untuk perusahaan publik, perusahaan sebelum penawaran umum perdana, dan wirausaha.
Pengumuman itu turut memuat dukungan dari Mike Lovecchio, wakil presiden senior komunikasi IMG Academy. Ia menyebut New to The Street sebagai mitra media dan penceritaan, serta menilai kekuatan platform dan distribusinya menjadi pembeda. Pernyataan tersebut merupakan testimoni yang disertakan dalam materi promosi, bukan penilaian independen atas serial baru itu.
New to The Street belum menyebut perusahaan yang akan tampil dalam episode perdana. Jadwal yang diumumkan sejauh ini hanya menetapkan bahwa The Backbone mulai tayang pada Januari 2027.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.