JAKARTA — Program Magang Nasional kembali membuka peluang bagi perusahaan dan calon peserta pada akhir 2026. Kemnaker memperpanjang pendaftaran mitra penyelenggara Batch 3 Angkatan II hingga 29 Oktober, sementara peserta dijadwalkan mulai magang pada 16 November.
Bagi pencari pengalaman kerja, jadwal ini menentukan kapan lowongan bisa dicek dan lamaran diajukan. Perusahaan juga masih punya waktu mendaftar sebagai mitra melalui laman resmi MagangHub, sesuai posisi dan bidang kerja yang dibutuhkan.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, mengajak perusahaan yang memenuhi ketentuan ikut menyediakan tempat pemagangan. Ia menyebut keterlibatan dunia usaha diperlukan agar pengalaman peserta selaras dengan kebutuhan kerja.
“Partisipasi perusahaan sangat penting untuk memperluas kesempatan pemagangan dan memberikan pengalaman kerja nyata kepada calon tenaga kerja,” ujar Darmawansyah dalam keterangan tertulis, Minggu (26/10/2026). Ia juga meminta perusahaan menyediakan kesempatan magang sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri.
Jadwal Program Magang Nasional
Pendaftaran mitra penyelenggara berlangsung pada 28 September-29 Oktober 2026. Kemnaker memverifikasi calon mitra mulai 28 September hingga 30 Oktober, lalu merencanakan penetapan mitra dan penayangan lowongan pada 30 Oktober 2026.
Calon peserta dapat mengecek kelayakan dan mendaftar pada 27 Oktober-4 November 2026. Pengajuan lamaran untuk lowongan yang tersedia dijadwalkan pada 31 Oktober-4 November. Karena periode pengecekan dan lamaran beririsan, calon peserta perlu mencermati persyaratan tiap posisi di MagangHub.
Setelah masa lamaran, mitra melakukan rekrutmen dan mengusulkan calon peserta pada 5-11 November. Kemnaker lalu menggelar seleksi dan menetapkan peserta pada 12-13 November. Hasil seleksi direncanakan diumumkan pada 13 November, sebelum peserta terpilih memulai pemagangan pada 16 November 2026.
Pengalaman kerja jadi fokus program
Program ini menghubungkan calon tenaga kerja dengan pengalaman langsung di tempat kerja. Dampaknya bergantung pada kualitas posisi yang dibuka dan pendampingan dari perusahaan. Bagi peserta, jadwal yang sudah diumumkan membantu mengatur persiapan lamaran; bagi perusahaan, pendaftaran mitra menjadi kesempatan menyusun kebutuhan pemagangan lebih awal.
Konteks pelaksanaan tahun ini juga terlihat dari keterlibatan BRI. Dalam laporan CNN Indonesia dan CNBC Indonesia mengenai kunjungan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli ke kantor pusat BRI di Jakarta pada Jumat (23/10/2026), perusahaan itu menyebut peserta magang mendapat kesempatan terlibat dalam pekerjaan dan belajar bersama mentor.
CNBC Indonesia melaporkan Yassierli meninjau pelaksanaan program dan berbincang dengan peserta serta mentor. Ia mengapresiasi rancangan pembelajaran dan pendampingan di BRI, sekaligus mendorong agar kesempatan magang tidak terkonsentrasi di Jakarta. Catatan itu memberi gambaran bahwa lokasi penempatan dan mutu pembelajaran menjadi bagian penting dari pengalaman peserta.
Angka peserta yang diberitakan kedua media menggambarkan skala keterlibatan BRI, bukan kuota keseluruhan Program Magang Nasional. Karena itu, calon peserta tetap perlu merujuk lowongan resmi yang muncul di MagangHub, bukan menganggap penempatan di satu perusahaan mewakili seluruh pilihan program.
Perusahaan yang ingin menjadi mitra dapat mengakses https://maganghub.kemnaker.go.id/ untuk memperoleh informasi dan mengajukan pendaftaran. Tahap berikutnya yang perlu dipantau adalah penetapan mitra serta tayangnya lowongan pada 30 Oktober 2026; setelah itu, calon peserta dapat mencocokkan persyaratan dengan posisi yang tersedia.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.