Golden State sendiri tidak menang karena akurasi jarak jauh. Tim tamu hanya berhasil memasukkan empat dari 25 percobaan tembakan tiga angka. Mereka mengimbangi kelemahan itu lewat tekanan bertahan, dominasi rebound Kiah Stokes yang mengamankan 16 bola pantul, serta pengendalian keunggulan saat Atlanta mengancam.
Dream sempat memangkas selisih menjadi lima poin pada penghujung laga. Howard mencetak angka dari garis lemparan bebas dan Reese memasukkan lay-up, tetapi Atlanta gagal memanfaatkan peluang berikutnya. Gray dan Borlase sama-sama meleset dari luar garis tiga angka, sebelum Burton membalas dengan tembakan yang menjaga jarak.
Game 5 di San Francisco menentukan arah seri
Bagi Golden State, hasil ini menghapus tekanan setelah kekalahan telak pada Game 3. The Guardian dan Sky Sports menyebut Valkyries merespons dengan permainan fisik dan pertahanan yang lebih kuat. Mereka kini membawa momentum kembali ke San Francisco, meski Atlanta sudah menunjukkan mampu memangkas defisit besar.
Dampaknya langsung terasa pada peta persaingan final: satu kemenangan tandang membuat Valkyries menyamakan kedudukan dan merebut kembali keuntungan bermain di kandang pada laga berikutnya. Atlanta, sebaliknya, perlu menemukan cara membuka serangan ketika Reese dijaga ketat dan memperbaiki penyelesaian peluang dari luar.
Menurut sumber utama, Game 5 dijadwalkan berlangsung Senin di San Francisco; laporan awal yang sama menyebut pertandingan akan dimainkan Selasa waktu AEDT. Perbedaan itu berasal dari penyebutan zona waktu, bukan perubahan angka kedudukan. Seri kini imbang 2-2, dan kemenangan berikutnya akan membawa salah satu tim lebih dekat ke gelar.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.