Senin, 26 Oktober 2026 WIB
BREAKING
DAERAH

Guru PAUD Bergaji Pas-pasan, Gubernur Jateng Berterima Kasih

Guru PAUD Bergaji Pas-pasan, Gubernur Jateng Berterima Kasih
Guru PAUD Bergaji Pas-pasan, Gubernur Jateng Berterima Kasih Foto: Jpnn

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan terima kasih kepada guru PAUD bergaji pas-pasan yang tetap mendidik anak dengan sepenuh hati. Ia menyampaikan apresiasi itu saat Apel Akbar 10.000 Guru TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) se-Jateng, Sabtu (24/10).

Pengakuan itu menyoroti peran guru anak usia dini yang tak berhenti pada kegiatan belajar di kelas. Mereka juga mendampingi anak mengenal lingkungan, membangun karakter, dan belajar bersosialisasi.

“Terima kasih meski dengan gaji pas-pasan ibu-ibu sekalian bekerja dengan hati. Jadi guru TK itu tidak gampang, saya tidak sanggup membayangkan dulu TK saya kayak apa,” ujar Luthfi.

Guru PAUD dan fondasi pendidikan

Luthfi mengatakan pendidikan menjadi fondasi penting bagi kemajuan Jawa Tengah. Menurut dia, pendidikan juga menjadi jalan mendasar untuk mengentaskan kemiskinan, sehingga tidak semestinya dipandang sebagai pelengkap kebutuhan dasar masyarakat.

“Di Jateng ini, alas dasar untuk pengentasan kemiskinan paling utama adalah aspek pendidikan. Bukan hanya sandang, pangan, papan, melainkan paling pokok adalah pendidikan. Anak-anak kita yang masih kecil akan menjadi landasan Jawa Tengah maju berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045,” kata Luthfi.

Pernyataan itu menempatkan pendidikan anak usia dini dalam agenda yang lebih luas: menyiapkan dasar bagi perkembangan anak sekaligus masa depan daerah. Pengalaman belajar pada tahap awal, seperti mengenal lingkungan dan berinteraksi dengan orang lain, menjadi bagian dari proses membangun karakter yang disebut Luthfi penting bagi Jawa Tengah.

Bagi para guru, apresiasi tersebut datang bersamaan dengan pengakuan atas beratnya pekerjaan yang mereka jalani. Penghasilan pas-pasan menjadi bagian dari kondisi yang disebut langsung oleh gubernur, sementara tanggung jawab mereka mencakup pengajaran dan pendampingan anak.

Guru sebagai teladan bagi anak

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti juga menekankan besarnya peran guru TK dalam kehidupan anak. Ia menyebut guru bukan hanya pengajar, tetapi figur yang ikut membentuk perilaku dan cara pandang anak sejak kecil.

“Guru TK adalah role model bagi anak-anak, bukan hanya sebagai pengajar, melainkan juga sebagai orangtua dan sosok idola bagi anak-anak,” kata Abdul Mu’ti.

Pesan itu disampaikan dalam Apel Akbar 10.000 Guru TK ABA se-Jateng yang digelar dalam rangka Milad ke-107 TK ABA dan Milad ke-29 Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Jateng. Kegiatan tersebut mempertemukan para guru dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.

Tantangannya nyata. Anak usia dini sedang mengenal cara berperilaku dan memahami lingkungan, sehingga guru memegang peran penting dalam keseharian mereka. Peran itu pula yang menjadi alasan Abdul Mu’ti menyebut guru TK sebagai teladan, bukan sekadar penyampai pelajaran.

Apresiasi dari kepala daerah dan menteri menegaskan posisi guru PAUD dan TK dalam pendidikan awal. Namun, bahan sumber tidak memuat kebijakan atau perubahan penghasilan yang diumumkan dalam kegiatan itu. Perhatian berikutnya tertuju pada bagaimana pengakuan terhadap kerja guru anak usia dini diterjemahkan dalam dukungan nyata bagi pendidikan di Jawa Tengah.

(AP)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda