JAKARTA — Layar bagian dalam iPhone Duo bisa rusak saat bodinya dibengkokkan, menurut uji ketahanan JerryRigEverything. Tes terpisah dari iFixit juga menemukan potensi masalah pada engsel dan celah di sekitar layar lipat, ketika laporan kerusakan awal perangkat ini mulai bermunculan.
Belum ada bukti yang memastikan penyebab pasti layar-layar itu gagal. Kedua pengujian menyoroti titik rawan, tetapi belum membuktikan bahwa perangkat mengalami cacat desain secara luas.
iPhone Duo menunjukkan goresan dan garis permanen
Dalam pengujian JerryRigEverything, layar fleksibel bagian dalam tergores pada level dua skala kekerasan Mohs. Alur yang lebih dalam muncul pada level tiga. Lapisan nano-tekstur matte dari Apple membantu menyamarkan goresan ketika layar menyala, tetapi bekasnya tetap ada.
Uji tekuk menghasilkan temuan yang lebih serius. Bodi ponsel awalnya tetap utuh, tetapi layar bagian dalam memunculkan garis hijau permanen dari area tengah menuju rangka titanium. Tekanan lanjutan menambah garis hingga layar tidak merespons.
Hasil itu menunjukkan bodi dapat melentur cukup jauh untuk merusak layar. Namun, pengujian tersebut tidak memastikan apakah penyebabnya engsel yang kurang kaku, serpihan yang masuk, atau kelemahan desain lain. Ini temuan uji, bukan diagnosis resmi Apple.
Ada dampak praktis bagi pemilik. Layar lipat yang tergores atau rusak bisa mengubah pengalaman memakai ponsel, sementara penggantian layar bagian dalam tanpa perlindungan berbayar mencapai $999. Lapisan penutup nano-tekstur yang dapat diganti tercantum seharga $49 tanpa perlindungan AppleCare+.
iFixit menemukan dugaan titik tekanan di engsel
iFixit menelaah laporan pemilik yang mendengar bunyi saat membuka atau menutup perangkat, lalu mendapati garis pada layar. Sejumlah laporan menyebut kerusakan muncul hanya beberapa jam setelah pembelian.
Tim itu menggunakan rekaman pembongkaran, paten, dan pemindaian CT untuk menyusun model tiga dimensi engsel. Setelah membandingkan model dengan lokasi kerusakan yang dilaporkan, iFixit menemukan kumpulan kasus di sekitar peralihan antara celah kabel fleksibel layar dan penyangga tengah engsel.
iFixit juga membuat simulasi kemungkinan batang penyangga tengah tidak turun cukup jauh. Kondisi itu berpotensi membentuk titik tekanan pada bagian layar yang menekuk. Namun, dugaan tersebut masih berupa hipotesis, bukan penjelasan yang telah dikonfirmasi.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.