Senin, 26 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Sri Sultan di Awarding BBNKT 2026: Pengabdian Pemuda Harus Berdampak Nyata

Sri Sultan di Awarding BBNKT 2026
Sri Sultan di Awarding BBNKT 2026

Lima karya dan lima Karang Taruna menerima penghargaan

Acara tersebut memberi penghargaan kepada lima karya yang sebelumnya mendapat pengakuan dalam Pekan Inovasi Sosial 2026. Karya itu mencakup “Dari Sampah Organik Menjadi Siklus Pangan” oleh Anggun Tri Cahyanto, “Biokonversi Sampah Organik” oleh Dimas Febrianta Nugroho, dan “Lingkungan Hidup Pariwisata” oleh Eko Sujarno.

Dua karya lainnya ialah “Laboratories Sedusun” oleh Kris Meilda Setiawati serta “Aquaponik Drum” oleh Mona Losinta.

Penghargaan juga diberikan kepada Karang Taruna Trisula dari Kabupaten Mojokerto, Karang Taruna Dharma Remaja dari Kabupaten Semarang, Karang Taruna Hipenari dari Kabupaten Kulon Progo, Karang Taruna Asoka dari Kabupaten Bandung, dan Karang Taruna Dharma Santosa dari Kabupaten Badung.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan selamat kepada para penerima. Ia menilai inovasi dapat menjawab persoalan sosial melalui gagasan baru yang memberi manfaat bagi masyarakat, dan berharap karya-karya tersebut berkembang berkelanjutan, bukan berhenti sebagai proyek sesaat.

Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna Budisatrio Djiwandono mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah DIY dan kontribusi para kader. Ia juga menyatakan kebanggaannya terhadap siswa Sekolah Rakyat yang mampu menunjukkan prestasi meski berasal dari latar belakang sosial ekonomi beragam.

“Saya sangat berbahagia dan bangga melihat putra-putri kita tidak kalah dari siswa sekolah lain. Mungkin latar belakang mereka kurang mampu, tetapi mereka menunjukkan bahwa mereka setara dan mampu berprestasi jika diberikan kesempatan,” ujar Budisatrio.

Rangkaian kegiatan dan dukungan pemerintah daerah

Ketua Panitia BBNKT 2026 sekaligus Wakil Ketua PNKT GKR Hayu menjelaskan, rangkaian kegiatan dirancang untuk memperkuat inovasi sosial dan partisipasi kader. Agendanya mencakup Pekan Inovasi Sosial, penghargaan Karang Taruna berprestasi, forum perempuan, Karang Taruna Fest, dan Olimpiade Bahasa Asing.

Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus mendorong pemerintah daerah memberi ruang bagi program kepemudaan melalui perencanaan dan penganggaran daerah. Dukungan itu diharapkan membuat program memiliki kesempatan untuk berkembang dan memberi manfaat lebih luas.

Perjalanan Karang Taruna selama 66 tahun, menurut Sri Sultan, menjadi momentum untuk menilai kemampuan organisasi kepemudaan dalam memperbesar peran masyarakat menentukan masa depannya sendiri. Di Guwosari, contoh yang ia soroti berangkat dari pengelolaan satu mata air untuk kebutuhan air bersih dan irigasi pertanian.

Halaman:12Semua Halaman

(ZA)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Cek Penerima Bansos PKH & BPNT Kemensos 25 Oktober 2026: Cara Cek NIK KTP Online