Pengguna yang ingin menghapus data pribadi dari internet perlu memperhatikan cakupan layanan dan biaya berlangganan PrivacyHawk. Layanan ini memindai situs broker data dan mengirim permintaan penghapusan, tetapi jangkauannya berfokus pada situs Amerika Serikat.
Dalam ulasan yang diterbitkan TechRadar, PrivacyHawk dinilai cukup andal dan mudah digunakan, dengan fitur tambahan seperti pemantauan dark web serta pemblokiran panggilan spam. Namun, cakupan broker datanya dan saluran dukungan pelanggan masih dinilai perlu ditingkatkan.
Harga PrivacyHawk lebih hemat jika dibayar tahunan
PrivacyHawk menawarkan dua paket untuk pengguna individu: Premium dan Platinum. Premium berfokus pada penghapusan data, sedangkan Platinum menambahkan fitur seperti pemantauan dark web, perlindungan pencurian identitas, dan dukungan prioritas.
Paket Premium berharga US$20 per bulan, sementara Platinum US$30 per bulan. Pembayaran tahunan lebih murah: Premium dipatok US$74, dibandingkan US$240 jika dibayar bulanan. Platinum tahunan seharga US$125, sedangkan pembayaran bulanannya mencapai US$360 dalam setahun.
Ada pula paket keluarga yang mencakup empat orang. Biaya tahunan Premium Family sebesar US$200 dan Platinum Family US$300. Jika dibayar per bulan, harga masing-masing paket menjadi US$40 dan US$50, atau total US$480 dan US$600 selama setahun.
Perbedaan biaya itu membuat pilihan pembayaran penting bagi calon pelanggan. Paket keluarga bulanan jauh lebih mahal daripada opsi tahunan, sementara pelanggan yang belum yakin dapat mempertimbangkan kebijakan pengembalian dana sebelum berlangganan.
Cakupan PrivacyHawk terbatas pada broker data AS
PrivacyHawk tidak menyediakan uji coba gratis standar. TechRadar menyebut pengguna dapat meminta pengembalian dana dalam waktu 30 hari jika tidak puas. Aplikasi juga menyediakan sejumlah pemindaian gratis, tetapi ulasan itu menilai akses tersebut tidak setara dengan masa uji coba penuh.
Pengguna dapat memasang aplikasi PrivacyHawk di perangkat iOS atau Android. Setelah masuk menggunakan akun Google atau Apple dan memberikan izin yang diperlukan, pengguna diarahkan ke dasbor. Pemindaian awal meminta nama, nama belakang, dan usia untuk mencari data pada lebih dari 100 situs pencari orang.
Pemindaian tersebut berfokus pada broker data Amerika Serikat. Pengguna di luar AS tetap dapat menjalankan pemindaian jejak digital, tetapi tidak bisa memindai situs broker data dan mengirim permintaan penghapusan melalui layanan itu. Batas wilayah ini menjadi pertimbangan utama bagi pengguna di Indonesia yang mencari layanan untuk membersihkan data dari situs lokal.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.