Menurut ulasan TechRadar, jaringan lebih dari 100 broker data tergolong terbatas dibandingkan beberapa pesaing. Angka itu perlu dibaca bersama fokus layanan yang hanya mencakup situs berorientasi AS, bukan jangkauan global.
Permintaan penghapusan dipantau lewat aplikasi
Setelah pemindaian selesai, aplikasi menampilkan situs yang diduga menyimpan informasi pengguna. Pengguna dapat mengirim permintaan penghapusan secara langsung. Jika permintaan otomatis tidak cukup, tim PrivacyHawk dapat mengirim permintaan hukum yang disusun secara manual.
Proses penghapusan tidak selalu cepat. TechRadar menyebut penanganan bisa memerlukan waktu 30 hingga 90 hari, bergantung pada situs broker data. Pengguna dapat memantau status setiap permintaan lewat aplikasi ponsel.
PrivacyHawk juga menjalankan pemindaian ulang setiap bulan setelah proses awal. Jika informasi pengguna kembali ditemukan, layanan mengirim pemberitahuan melalui email sehingga pengguna dapat mengajukan permintaan penghapusan baru.
TechRadar menilai antarmukanya mudah digunakan. Dasbor dinilai rapi, dengan fitur pemindaian dan pemantauan permintaan penghapusan yang mudah ditemukan. Aplikasi juga menggabungkan fitur keamanan lain, termasuk pemeriksaan kebocoran data, pemblokiran nomor panggilan otomatis, serta penanganan email spam.
Bagi pengguna Indonesia, batas cakupan wilayah menjadi faktor praktis: pemindaian untuk situs broker data AS tidak sama dengan penghapusan dari situs yang menyimpan data di Indonesia. Sebelum membayar, calon pelanggan perlu memastikan bahwa cakupan layanan sesuai dengan lokasi data yang ingin ditangani dan mempertimbangkan selisih harga paket tahunan dengan bulanan.
TechRadar menilai PrivacyHawk sebagai layanan penghapusan data yang cukup baik, tetapi masih memiliki ruang untuk memperluas cakupan broker dan memperbaiki saluran dukungan. Calon pelanggan dapat menimbang kebutuhan fitur keamanan tambahannya bersama batas wilayah layanan sebelum memilih paket.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.