Rabu, 28 Oktober 2026 WIB
BREAKING
NASIONAL

Hari Pahlawan 2026: Selasa 10 November, Kisah Surabaya dan Status Tema Kemensos

Ilustrasi jembatan merah di Surabaya saat fajar dengan siluet pejuang muda membawa bendera merah putih, mengenang
Ilustrasi jembatan merah di Surabaya saat fajar dengan siluet pejuang muda membawa bendera merah putih, mengenang Pertempuran Surabaya 1945. (Ilustrasi: AI)

Ringkasan cepat

  • Hari Pahlawan 2026 jatuh pada Selasa, 10 November 2026, dan bukan hari libur nasional maupun cuti bersama.
  • Tema dan logo resmi Hari Pahlawan 2026 dari Kemensos belum diumumkan; tema terakhir yang dirilis adalah tema 2024, 'TELADANI PAHLAWANMU CINTAI NEGERIMU'.
  • Peringatan ini berakar pada Pertempuran Surabaya 1945, yang dipicu tewasnya Brigadir A.W.S. Mallaby dan ultimatum Mayor Jenderal Mansergh.
  • Pasukan Republik yang minim senjata bertahan sekitar tiga minggu, meski Inggris merebut sebagian besar kota dalam tiga hari.
  • Pengumuman resmi penerima gelar Pahlawan Nasional 2026 belum dirilis pemerintah.

Hari Pahlawan 2026 jatuh pada Selasa, 10 November 2026, dan tanggal itu bukan tanggal merah. Kantor, sekolah, dan layanan publik tetap berjalan seperti biasa. Satu hal lagi yang perlu dicatat: Kementerian Sosial (Kemensos) belum mengumumkan tema dan logo resmi untuk peringatan tahun ini.

Di balik tanggal itu ada sebuah teka-teki yang tak pernah terpecahkan. Seorang pemuda Indonesia menembak mati komandan pasukan Inggris di dekat Jembatan Merah, Surabaya, pada akhir Oktober 1945. Sampai sekarang, tak ada yang tahu siapa dia. Tembakan itu menyulut salah satu pertempuran paling berdarah dalam Revolusi Nasional Indonesia, dan tanggal puncaknya kini kita kenal sebagai Hari Pahlawan.

Selasa, 10 November 2026: Hari Nasional, Bukan Hari Libur

Hari Pahlawan diperingati setiap 10 November. Pemerintah menetapkannya sebagai hari nasional, tetapi tidak sebagai hari libur. Status itu berlaku lagi tahun ini.

Daftar hari libur nasional 2026 diatur lewat Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PANRB Nomor 1497 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 5 Tahun 2025. Menurut Kementerian Sekretariat Negara, SKB itu memuat 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama. Tanggal 10 November tidak ada di dalamnya.

Cuti bersama untuk aparatur sipil negara juga tak menyentuh bulan November. Aturannya tertuang dalam Keppres Nomor 42 Tahun 2025 yang ditandatangani pada 31 Desember 2025, seperti dimuat laman Setneg.

Keterangan Hari Pahlawan 2026
Tanggal Selasa, 10 November 2026
Status Hari nasional, bukan hari libur
Cuti bersama ASN Tidak ada pada bulan November
Penerbit tema dan logo Kementerian Sosial
Tema 2026 Belum diumumkan

Jadi, jangan berharap libur panjang. Peringatan biasanya berlangsung di sela jam kerja dan jam sekolah, paling sering lewat upacara pagi.

Tema dan Logo Hari Pahlawan 2026 Belum Diumumkan

Setiap tahun Kemensos merilis logo beserta pedoman peringatan Hari Pahlawan. Untuk 2026, tema, logo, makna logo, dan susunan upacara resminya belum diumumkan. Halaman ini akan diperbarui begitu Kemensos merilisnya.

Rilis terakhir yang tercantum di halaman unduhan logo Kemensos adalah Logo dan Pedoman Hari Pahlawan Tahun 2024, dengan tema “TELADANI PAHLAWANMU CINTAI NEGERIMU”. Perlu digarisbawahi: itu tema 2024. Bukan tema 2026.

Banyak sekolah dan instansi biasanya menunggu pedoman ini sebelum mencetak spanduk atau menyusun naskah upacara. Kalau tenggatnya sudah dekat, lebih aman memakai ucapan umum tanpa mencantumkan tema tertentu ketimbang memasang tema tahun lalu.

Dasar Hukum Penetapan

Menurut catatan Wikipedia bahasa Indonesia, Hari Pahlawan ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tertanggal 16 Desember 1959. Keppres itulah yang menjadikan 10 November sebagai hari nasional.

Kemensos menjelaskan tujuan peringatannya dengan lugas. Menurut Kemensos, Hari Pahlawan mengenang jasa para pahlawan yang mengusir penjajah, dengan puncaknya peristiwa heroik di Surabaya tahun 1945. Peringatan ini juga dimaksudkan untuk menanamkan nilai kepahlawanan kepada generasi sekarang dalam mengisi kemerdekaan.

Kisah di Balik Tanggal: Pertempuran Surabaya 1945

Hari Pahlawan memperingati Pertempuran Surabaya tahun 1945. Di kota pelabuhan itu, tentara dan milisi Indonesia yang pro-kemerdekaan berhadapan dengan tentara Britania Raya dan Belanda. Pertempuran ini bagian dari Revolusi Nasional Indonesia.

Tembakan di dekat Jembatan Merah

Ceritanya bermula pada 30 Oktober 1945. Brigadir A.W.S. Mallaby, komandan pasukan Britania di Surabaya, tewas dalam baku tembak dekat Jembatan Merah. Pemuda yang menembaknya tak pernah diketahui identitasnya, seperti dicatat dalam artikel Pertempuran Surabaya di Wikipedia bahasa Indonesia.

Bagi pihak Inggris, kematian seorang brigadir adalah pukulan besar. Balasannya datang cepat.

Ultimatum dan serangan pagi

Mayor Jenderal Eric Carden Robert Mansergh menggantikan Mallaby. Ia mengeluarkan ultimatum yang meminta pihak Indonesia menyerahkan senjata dan menghentikan perlawanan terhadap tentara Inggris.

Arek-arek Surabaya menolak tunduk. Pada pagi 10 November 1945, Inggris mulai menyerang, kali ini dengan bantuan pesawat tempur. Langit kota pun dipenuhi deru mesin dan ledakan.

Tiga hari, lalu tiga minggu

Secara militer, Inggris unggul jauh. Pasukannya merebut sebagian besar kota dalam tiga hari. Tapi perlawanan tidak padam.

Pasukan Republik, dengan senjata seadanya, terus bertempur selama sekitar tiga minggu. Harganya mahal sekali: ribuan orang meninggal, dan penduduk kota mengungsi ke pedesaan. Keteguhan bertahan melawan kekuatan yang jauh lebih besar itulah yang kemudian diabadikan setiap 10 November.

Bung Tomo dan Para Ulama

Nama Bung Tomo paling sering muncul ketika orang membicarakan Surabaya 1945. Ia bukan satu-satunya. Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, sejumlah tokoh berpengaruh lain ikut menggerakkan rakyat Surabaya, di antaranya ulama seperti KH. Hasyim Asy’ari dan KH. Wahab Hasbullah.

Keterlibatan para ulama menunjukkan satu hal yang kerap terlupakan. Pertempuran itu bukan hanya urusan tentara. Santri, pemuda kampung, dan warga biasa ikut turun, digerakkan oleh tokoh yang mereka percaya.

Gelar Pahlawan Nasional 2026

Sekitar Hari Pahlawan, publik biasanya menunggu kabar soal penganugerahan gelar Pahlawan Nasional. Untuk 2026, pemerintah belum mengumumkan secara resmi keppres maupun daftar penerimanya.

Halaman ini akan diperbarui setelah pengumuman resmi terbit. Sampai saat itu, sebaiknya pembaca berhati-hati terhadap daftar nama yang beredar di media sosial tanpa rujukan keputusan presiden.

Cara Memperingati Hari Pahlawan

Karena bukan hari libur, sebagian besar peringatan berlangsung di lingkungan kerja, sekolah, dan kampung. Sebuah artikel Kemensos mencatat beragam kegiatan yang lazim dilakukan masyarakat, antara lain:

  • upacara bendera di sekolah dan instansi;
  • pementasan teatrikal yang menghidupkan kembali pertempuran 10 November;
  • menonton film bertema kemerdekaan bersama keluarga atau komunitas.

Pilihan lain yang sederhana juga terbuka. Guru bisa menceritakan ulang kisah Jembatan Merah di kelas. Orang tua bisa mengajak anak membaca riwayat tokoh-tokoh Surabaya 1945. Intinya sama dengan yang ditekankan Kemensos: menanamkan nilai kepahlawanan untuk mengisi kemerdekaan hari ini.

Bagi panitia upacara, langkah berikutnya jelas. Pantau halaman unduhan Kemensos menjelang Selasa, 10 November 2026, karena di sanalah logo dan pedoman resmi biasanya pertama kali muncul.

Pertanyaan yang sering diajukan

Hari Pahlawan 2026 jatuh pada hari apa?

Hari Pahlawan 2026 jatuh pada Selasa, 10 November 2026.

Apakah Hari Pahlawan 2026 hari libur?

Tidak. SKB tiga menteri tentang libur nasional 2026 dan Keppres Nomor 42 Tahun 2025 tentang cuti bersama ASN tidak mencantumkan 10 November, sehingga tanggal itu bukan tanggal merah.

Apa tema Hari Pahlawan 2026?

Kemensos belum mengumumkan tema dan logo resmi Hari Pahlawan 2026. Tema 'TELADANI PAHLAWANMU CINTAI NEGERIMU' adalah tema tahun 2024, bukan 2026.

Mengapa Hari Pahlawan diperingati setiap 10 November?

Tanggal itu menandai dimulainya serangan Inggris ke Surabaya pada pagi 10 November 1945 setelah ultimatum Mayor Jenderal Mansergh, yang dibalas perlawanan pasukan Republik selama sekitar tiga minggu.

Apa dasar hukum penetapan Hari Pahlawan?

Menurut Wikipedia bahasa Indonesia, Hari Pahlawan ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959 tertanggal 16 Desember 1959.

Siapa penerima gelar Pahlawan Nasional 2026?

Pemerintah belum mengumumkan secara resmi penerima gelar Pahlawan Nasional 2026. Halaman ini akan diperbarui setelah pengumuman resmi terbit.

Sumber

Halaman rujukan ini disusun redaksi JournalArta dari sumber resmi dengan bantuan AI dan diperbarui ketika ada rilis resmi baru. Terakhir diperbarui Rabu, 28 Oktober 2026.

(FI)

📲
Ikuti JournalArta News di Telegram

Dapatkan berita terbaru Bangka Belitung & nasional langsung di Telegram Anda. Gratis, no spam.

💬 Follow @journalartanews →
Bagikan: Facebook Twitter Telegram

Artikel Untuk Anda

TRENDING Hari Sumpah Pemuda 2026: Tanggal, Tema, Logo, Teks Ikrar, dan Susunan Upacara