SEOUL — Pembaruan deteksi sleep apnea Samsung akan memberi pengguna Galaxy Watch dan Galaxy Ring gambaran lebih rinci tentang gangguan napas saat tidur. Versi terbaru itu sudah mendapat persetujuan Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea Selatan dan mulai diluncurkan di Korea pada November.
Fitur ini tidak berhenti pada deteksi tanda sleep apnea sedang hingga berat. Algoritma kecerdasan buatan (AI) juga menghitung berapa kali gangguan napas terjadi per jam, lalu mengelompokkan hasilnya menjadi ringan, sesekali, atau sering.
Samsung menyampaikan pembaruan tersebut setelah fitur versi baru memperoleh persetujuan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada Juli. Informasi peluncuran dan cara kerja fitur ini dilaporkan GSMArena.
Deteksi sleep apnea Samsung memberi hasil bertingkat
Pengguna dapat melihat hasil melalui aplikasi Samsung Health Monitor di perangkat Galaxy. Untuk menghasilkan penilaian, perangkat perlu merekam setidaknya lima jam tidur pada dua kesempatan dalam rentang sepuluh hari.
Perubahan ini membuat keluaran fitur lebih terperinci daripada versi awal. Alih-alih hanya memberi tahu apakah perangkat mendeteksi tanda sleep apnea, versi terbaru menyertakan frekuensi gangguan napas per jam dan menempatkannya dalam salah satu dari tiga tingkat.
Meski begitu, hasil dari perangkat bukan diagnosis medis. Samsung menyebut data tersebut dapat menjadi bahan rujukan ketika pengguna berbicara dengan spesialis. Perbedaan itu penting: pemantauan di rumah dapat memberi petunjuk, tetapi keputusan medis tetap memerlukan penilaian tenaga kesehatan.
Fitur pemantauan tidur juga bergantung pada pemakaian perangkat secara konsisten. Pengguna perlu mengenakan jam atau cincin saat tidur dan memenuhi durasi pencatatan yang disyaratkan. Jika rekaman tidak mencukupi, perangkat tidak dapat memberikan hasil sesuai ketentuan fitur.
Perangkat Galaxy yang mendapat pembaruan
Di Korea Selatan, peluncuran pada November dimulai untuk Galaxy Watch Ultra2, Galaxy Watch9, dan Galaxy Ring. Samsung menyatakan pembaruan akan menyusul pada Galaxy Watch7 dan Galaxy Watch8 yang menjalankan Wear OS 7.0 atau versi lebih baru.
Galaxy Ring mendapat tempat dalam daftar awal karena desainnya yang ringan dan nyaman dipakai saat tidur, menurut Samsung. Perangkat yang tetap terpasang sepanjang malam dapat mengumpulkan data tidur yang dibutuhkan fitur tersebut.
Pemilik model yang tidak tercantum masih dapat menggunakan fitur awal pada Galaxy Watch4 dan model lebih baru, selama menjalankan Wear OS 5.0 atau versi lebih baru. Versi lama hanya memberi informasi apakah tanda sleep apnea terdeteksi; fitur itu tidak menyajikan pengelompokan frekuensi gangguan napas seperti versi terbaru.
Samsung mengatakan fitur sleep apnea Galaxy Watch telah tersedia di 84 negara. Namun, pengumuman kali ini menyebut persetujuan baru dari otoritas Korea Selatan dan jadwal peluncuran awal di negara itu, bukan jadwal ketersediaan pembaruan di pasar lain.
Hasil pemantauan tetap perlu dibaca dengan hati-hati
Sleep apnea dapat berlangsung tanpa disadari oleh orang yang mengalaminya. Samsung mengutip National Sleep Foundation di Amerika Serikat, yang menyebut sekitar 25% pria dan 10% perempuan di negara itu mengalami sleep apnea, dengan banyak di antaranya tidak mengetahui kondisinya.
Angka tersebut memberi konteks mengapa pemantauan saat tidur menarik bagi pengguna. Gangguan napas terjadi ketika seseorang tidak sedang mengamati dirinya sendiri, sehingga catatan dari perangkat yang dipakai semalaman dapat membantu memunculkan pertanyaan untuk dibawa ke konsultasi.
Dampak praktisnya terletak pada akses terhadap petunjuk awal, bukan kepastian diagnosis. Hasil yang menunjukkan gangguan lebih sering dapat menjadi alasan untuk membicarakan pola tidur dengan spesialis. Sebaliknya, hasil perangkat tidak seharusnya diperlakukan sebagai pengganti pemeriksaan atau penilaian medis.
Untuk pengguna di luar Korea Selatan, pembaruan berikutnya yang perlu dipantau adalah ketersediaan fitur pada perangkat dan pasar masing-masing. Samsung belum menyebut jadwal peluncuran di negara lain dalam pengumuman ini.

📝 Tinggalkan Komentar
Komentar sebagai . Ditinjau admin sebelum tampil.